PARADAPOS.COM - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menjadwalkan pendorongan terakhir jemaah haji Indonesia dari Makkah menuju Madinah pada Senin, 22 Juni 2026, pukul 08.00 waktu Arab Saudi. Seiring dengan berakhirnya pergerakan ini, layanan bus Shalawat juga resmi dihentikan pada pukul 12.00 waktu setempat di hari yang sama. Hingga Minggu, 21 Juni 2026, sebanyak 135.872 orang atau sekitar dua pertiga dari total jemaah dan petugas telah kembali ke Tanah Air.
Imbauan bagi Jemaah yang Masih di Makkah
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Maria Assegaff, menyampaikan permintaan tegas kepada seluruh jemaah yang masih berada di Makkah. "Kami meminta seluruh jamaah yang masih berada di Makkah agar menyesuaikan aktivitas dengan jadwal keberangkatan menuju Madinah, mempersiapkan koper dan barang bawaan lebih awal, memastikan dokumen perjalanan tersimpan dengan aman, serta tetap berada dalam koordinasi ketua kloter dan petugas," katanya di Makkah, Senin.
Suasana di pemondokan jemaah terlihat mulai lengang. Para petugas sibuk memeriksa daftar nama dan memastikan tidak ada satu pun jemaah yang tertinggal. Proses ini menjadi bagian penting dari fase akhir penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M.
Progres Pemulangan Jemaah ke Tanah Air
Hari ini menandai hari ke-62 operasional penyelenggaraan haji sekaligus hari ke-20 fase pemulangan. Maria menjelaskan bahwa proses kepulangan berjalan lancar. "Alhamdulillah, proses pemulangan jamaah dari Arab Saudi menuju Indonesia terus berlangsung dengan baik. Hingga hari ini, sebanyak 347 kloter telah tiba di tanah air dengan membawa 134.484 jamaah dan 1.388 petugas. Total kedatangan mencapai 135.872 orang atau sekitar 66 persen," ujarnya.
Secara rinci, pemulangan gelombang pertama melalui Bandara Jeddah telah mencapai 267 kloter. Kloter-kloter tersebut membawa 103.687 jamaah dan 1.066 petugas, sehingga total kepulangan gelombang pertama mencapai 104.753 orang. Sementara itu, melalui Bandara Madinah, sebanyak 87 kloter telah diberangkatkan dengan membawa 33.297 jamaah dan 349 petugas. Total kepulangan dari gelombang kedua melalui jalur ini mencapai 33.646 orang.
Pergerakan Gelombang Kedua Menuju Madinah
Pergerakan jemaah gelombang kedua dari Makkah menuju Madinah terus berlangsung. Hingga hari ini, sebanyak 244 kloter telah diberangkatkan. Kloter-kloter tersebut membawa 92.861 jamaah dan 976 petugas, atau total 93.837 orang. Proses ini berlangsung bertahap, dengan bus-bus berangkat setiap beberapa jam sekali untuk menghindari penumpukan.
Di sisi lain, jemaah haji khusus yang telah kembali ke Tanah Air tercatat sebanyak 15.802 orang. Jumlah tersebut terdiri atas 15.066 jamaah dan 736 petugas.
Pesan untuk Jemaah di Madinah
Maria juga mengimbau jemaah yang telah berada di Madinah untuk memanfaatkan waktu yang tersisa dengan sebaik-baiknya. "Pilih aktivitas sesuai kemampuan tubuh, cukup beristirahat, menjaga pola makan dan kebutuhan cairan, serta mengonsumsi obat secara teratur sesuai anjuran tenaga kesehatan. Jika mengalami keluhan kesehatan atau membutuhkan bantuan, segera hubungi petugas haji Indonesia," tuturnya.
Udara Madinah yang cenderung lebih sejuk dibanding Makkah menjadi kelegaan tersendiri bagi para jemaah. Namun, kondisi fisik yang mulai lelah tetap harus diwaspadai.
Persiapan Menjelang Kepulangan
Menjelang kepulangan, Maria kembali mengingatkan hal-hal teknis yang kerap luput dari perhatian. Ia meminta jemaah memastikan paspor, kartu identitas haji, boarding pass, dan barang bawaan tersimpan dengan baik. Koper dan tas kabin juga diminta diberi identitas yang jelas guna menghindari tertukar atau tertinggal.
"Kami kembali mengingatkan agar jamaah tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun tas kabin. Air zamzam telah disiapkan dan akan dibagikan secara resmi di debarkasi masing-masing," jelasnya.
Langkah ini, menurutnya, penting untuk menghindari masalah saat pemeriksaan bandara. Petugas di lapangan terus mengawasi dan membantu jemaah yang kebingungan. Semua upaya ini dilakukan demi memastikan setiap jemaah dapat pulang dengan selamat dan membawa pulang kenangan ibadah yang khusyuk.
Editor: Yoga Santoso
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Menkeu Paparkan Ketangguhan Ekonomi Indonesia di Depan Akademisi Tiongkok
Arab Saudi Dibantai Spanyol 4-0, Pelatih Donis Akui Timnya Tak Berdaya
Koalisi Pemerintah Soroti Sikap Politik PDIP, Kader Partai Banteng Balik Tanyakan Kegelisahan Penguasa
Bebaz Inc Rambah Industri Film, Rilis “Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati” pada 2026