PARADAPOS.COM - Persib Bandung secara resmi berpisah dengan Federico Barba, bek asal Italia yang menjadi salah satu pilar kunci di balik gelar juara BRI Super League 2025/2026. Keputusan ini diumumkan setelah kontrak semusim sang pemain habis pada Jumat, 19 Juni 2026, meskipun sebenarnya terdapat opsi perpanjangan kontrak di dalam perjanjian awal. Kepergian Barba menandai akhir dari satu musim yang gemilang, sekaligus meninggalkan jejak mendalam dalam sejarah klub yang baru saja mencatatkan tiga gelar beruntun.
Apresiasi untuk Dedikasi Sang Bek
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Barba. Ia menekankan bahwa kontribusi pemain berusia 31 tahun itu tidak hanya terukur dari trofi, tetapi juga dari sikap profesional yang ditunjukkannya selama berseragam biru.
"Terima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi yang telah diberikan untuk Persib. Dalam waktu yang relatif singkat, Barba mampu menunjukkan kualitas, karakter, dan profesionalisme yang membantu tim mencapai target besar musim ini. Ia menjadi salah satu bagian penting dari sejarah yang berhasil kita ukir bersama," kata Adhitia di Bandung, Senin, 22 Juni 2026.
Catatan Gemilang Sepanjang Musim
Barba memulai kiprahnya bersama Persib pada pekan kelima BRI Super League 2025/26, tepatnya saat laga melawan Persebaya Surabaya. Eks pemain Como 1907 itu langsung menjadi andalan di lini belakang. Sepanjang musim, ia mencatatkan 28 penampilan dengan sumbangan lima gol dan satu assist, serta total 2.197 menit bermain. Di pentas Asia, tepatnya AFC Champions League Two, ia juga tampil dalam tujuh pertandingan.
Konsistensi dan ketangguhannya menjadi salah satu faktor utama Persib mampu mempertahankan dominasi di kompetisi domestik. Tak heran, keputusannya untuk pergi terpaksa dihormati oleh manajemen.
Alasan Kepulangan ke Eropa
Manajemen Persib mengungkapkan bahwa keputusan Barba untuk tidak memperpanjang masa baktinya di Bandung didasari oleh alasan personal. Pemain asal Italia itu memilih untuk kembali ke Eropa agar bisa lebih dekat dengan keluarganya. Keputusan ini dihormati penuh oleh klub, yang bahkan mendoakan kesuksesan bagi karier Barba selanjutnya.
"Kami mendoakan Federico Barba senantiasa diberikan kesuksesan dalam perjalanan karier berikutnya. Terima kasih karena telah menjadi bagian dari keluarga besar Persib dan turut menorehkan sejarah yang akan selalu dikenang. Pintu Persib akan selalu terbuka untuk para pemain yang telah memberikan hati dan dedikasinya bagi klub ini," ucap Adhitia.
Meski tak lagi berseragam biru, nama Barba akan tetap tercatat sebagai bagian dari skuad yang mengukir sejarah tiga gelar beruntun. Bandung, dengan segala keramahannya, akan selalu memeluk kenangan akan sang pemain sebagai salah satu bagian penting dalam perjalanan klub dan kota.
Editor: Wahyu Pradana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Dolar AS Menguat Akibat Ketegangan Timur Tengah dan Ancaman Penutupan Selat Hormuz
Gunung Semeru Erupsi Dua Kali Pagi Ini, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
Sekda DKI: Antusiasme 1,5 Juta Pengunjung PRJ 2026 Bukti Ekonomi Jakarta Sehat
Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Ditahan di Polda Metro Jaya Usai Perawatan Intensif