PARADAPOS.COM - Seorang perempuan berusia 61 tahun, Ibu Poppy, menceritakan perubahan kondisi kesehatannya setelah mengadopsi pola hidup baru dan menggunakan alat terapi laser bernama Acculaser. Sebelumnya, ia mengeluhkan kolesterol tinggi, tekanan darah tidak stabil, serta gangguan tidur. Namun, setelah menjalani perawatan, hasil pemeriksaan terbaru menunjukkan kadar kolesterol dan tekanan darahnya kini lebih terkendali.
Perubahan Kesehatan yang Dialami
Ibu Poppy bukan satu-satunya yang merasakan dampak dari terapi ini. Dalam diskusi yang berlangsung, para peserta juga membahas konsep kesehatan pembuluh darah, peran kolesterol, serta teknologi terapi berbasis laser dan akupunktur. Teknologi ini diklaim mampu membantu meningkatkan kualitas peredaran darah secara keseluruhan.
Apa Itu Teknologi Laser?
Teknologi laser pada dasarnya dirancang untuk memproduksi sinar laser. Jika sebelumnya hanya tersedia satu jenis laser berwarna merah, kini sudah ada tiga varian sinar: merah, biru, dan kuning. Alat ini disebut-sebut mampu mengurai penggumpalan darah di pembuluh darah saat sinar laser mengenai area tersebut.
“Jika Anda punya hipertensi, diabetes, kolesterol, kemungkinan Anda punya penggumpalan darah,” jelasnya dalam sesi diskusi.
Alat ini digunakan di pergelangan tangan sebanyak tiga kali sehari sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Teknologi low-level laser disebut dapat membantu mengendalikan tekanan darah tinggi dengan meningkatkan kualitas darah dan pembuluh darah. Kekentalan darah pun bisa dicegah karena aliran darah menjadi lebih lancar.
Menurut penjelasan yang disampaikan, kolesterol di dalam pembuluh darah akan diubah menjadi energi. Teknologi ini juga mengoptimalkan sel-sel darah di pembuluh darah. Bahkan, bagi mereka yang tidak memiliki keluhan penyakit, alat ini bisa digunakan sebagai bentuk pencegahan.
Cara Penggunaan Alat
Teknologi Dr Laser digunakan dengan cara ditempelkan di pergelangan tangan kiri. Sinar dari alat ini akan menyinari pembuluh nadi dan titik akupunktur di area tersebut. Manfaatnya disebut dapat membantu memperlancar aliran darah serta mengurai penggumpalan darah yang berpotensi menyebabkan penyumbatan.
Cukup gunakan alat ini sehari dua kali dengan durasi antara 15 hingga 60 menit setiap sesi.
“Ingat, kualitas darah memengaruhi kualitas hidup Anda. Jadi atasi masalahnya, cegah komplikasinya,” tuturnya mengakhiri sesi.
Editor: Reza Pratama
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
IHSG Anjlok 3,56 Persen ke 5.883, Terseret Tekanan Global dan Aksi Jual Besar-Besaran
BEI Pastikan Free Float RANS Capai 28,85 Persen, Lampaui Aturan Bursa
Polresta Yogyakarta Limpahkan Berkas Dugaan Kekerasan di Daycare Little Aresha ke Kejaksaan
Di Tengah Wabah Ebola, Pelajar di Kongo Jalani Ujian Nasional dengan Protokol Kesehatan Ketat