Polda NTT Latih Kesehatan Mental Personel dengan Metode Psikologi Energi Jelang HUT ke-80 Bhayangkara

- Kamis, 25 Juni 2026 | 12:50 WIB
Polda NTT Latih Kesehatan Mental Personel dengan Metode Psikologi Energi Jelang HUT ke-80 Bhayangkara
PARADAPOS.COM - Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar latihan massal teknik kesehatan mental berbasis psikologi energi, Selasa (23/6/2026) di Lapangan Bhayangkara Mapolda NTT, Kupang. Kegiatan yang diikuti ratusan personel ini merupakan bagian dari persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara. Dipandu oleh Coach Ipda Risa Malelak bersama tim konselor, latihan ini menggunakan metode "Ultimate The Source Body, Mind, Soul Emotional Freedom Technique" (USEFT) yang dikembangkan oleh Kapolda NTT bersama SBMS Institute.

Kesiapan Mental di Tengah Tugas yang Semakin Kompleks

Kapolda NTT, Irjen Pol Rudi Darmoko, menekankan bahwa tantangan tugas anggota Polri saat ini tidak lagi sederhana. Menurutnya, personel tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan fisik. “Saya melihat bahwa tantangan tugas anggota Polri saat ini semakin kompleks dan dinamis. Karena itu, kesiapan personel tidak cukup hanya dibangun dari kemampuan fisik, tetapi juga harus diperkuat dengan kesehatan mental dan pengelolaan emosi yang baik,” kata Kapolda dalam keterangan tertulis, Kamis (25/6/2026). Ia menambahkan, menjaga kondisi psikologis anggota merupakan bagian penting dalam membentuk personel Polri yang profesional, humanis, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Menyelaraskan Tubuh, Pikiran, dan Jiwa

Latihan yang digelar setelah apel pagi itu berlangsung dengan antusias. Para personel mengikuti rangkaian teknik relaksasi, afirmasi positif, dan pendekatan psikologi energi. Metode ini dirancang untuk membantu menciptakan keseimbangan diri, mengelola tekanan, menjaga stabilitas emosi, serta memperkuat kesiapan mental. USEFT sendiri merupakan metode berbasis psikologi energi yang menyelaraskan tiga aspek: "Body" (tubuh), "Mind" (pikiran), dan "Soul" (jiwa dan spiritual). Pendekatan ini dikembangkan oleh Kapolda NTT bersama tim riset SBMS Institute sebagai inovasi untuk meningkatkan kesehatan mental dan ketahanan diri personel.

Terapi USEFT Menjangkau Masyarakat

Semangat HUT ke-80 Bhayangkara tidak hanya dirasakan internal kepolisian. Polda NTT juga memperluas manfaat terapi ini ke masyarakat melalui program NTT Penuh Kasih. Salah satu contohnya, Polres Manggarai menghadirkan terapi USEFT bagi 150 warga binaan di Rutan Kelas IIB Ruteng. Kepala Bidang Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, menjelaskan bahwa terapi ini menjadi langkah konkret dalam menjaga kesehatan mental di tengah tuntutan tugas yang kian berat. “Terapi USEFT ini menjadi salah satu langkah Polda NTT dalam menjaga kesehatan mental personel di tengah tuntutan tugas yang semakin kompleks. Kami percaya anggota yang memiliki keseimbangan tubuh, pikiran, dan jiwa akan lebih siap menghadapi tantangan serta memberikan pelayanan yang lebih optimal, humanis, dan profesional,” ujarnya.

Inovasi untuk Personel dan Masyarakat yang Lebih Sehat

Pengembangan USEFT bersama SBMS Institute menjadi salah satu inovasi Polda NTT dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia, baik internal maupun masyarakat luas. Melalui metode ini, diharapkan semakin banyak individu mampu mengelola emosi, menjaga ketenangan diri, dan meningkatkan kualitas kehidupan sehari-hari. Melalui momentum HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT menegaskan bahwa pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga melalui penguatan kualitas sumber daya manusia. Dengan pendekatan USEFT, Polda NTT berupaya menghadirkan Bhayangkara yang lebih humanis, dekat dengan masyarakat, serta membawa energi positif bagi Nusa Tenggara Timur.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar