PARADAPOS.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terperosok di bawah level psikologis 6.000 pada pekan terakhir Juni 2026. Meski pasar melemah, sejumlah saham justru mencatatkan reli signifikan, dengan kenaikan hingga 60% dalam sepekan. PT Bhakti Multi Artha Tbk. (BHAT) memimpin daftar top gainers setelah melesat 780 poin ke level Rp2.080. Secara keseluruhan, IHSG anjlok 4,55% ke posisi 5.896,134, menggerus kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi Rp10.302 triliun. Pelemahan ini terjadi di tengah aksi jual investor asing yang masih berlanjut.
Reli di Tengah Tekanan Pasar
Data perdagangan menunjukkan bahwa tekanan jual masih mendominasi. Selama sepekan, IHSG turun dari level 6.177,139 ke 5.896,134. Penurunan ini sekaligus membawa indeks kembali ke bawah level 6.000 yang sempat sempat dipertahankan. Kapitalisasi pasar pun ikut tergerus 4,51% dari Rp10.788 triliun pada pekan sebelumnya.
Namun, di tengah situasi tersebut, beberapa emiten justru mencatatkan performa impresif. Saham PT Pratama Widya Tbk. (PTPW) menguat 42,71% atau 410 poin menjadi Rp1.370. Sementara itu, PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk. (SAME) naik 34,23% menjadi Rp400 dari Rp298 pada pekan sebelumnya.
Daftar 10 Saham dengan Kenaikan Tertinggi
Berikut adalah daftar saham yang mencatatkan kenaikan tertinggi selama periode 22–26 Juni 2026:
- BHAT: 60,00% ke Rp2.080
- PTPW: 42,71% ke Rp1.370
- SAME: 34,23% ke Rp400
- RGAS: 28,48% ke Rp212
- TRUS: 27,74% ke Rp350
- BBRM: 26,73% ke Rp128
- ADES: 23,86% ke Rp32.700
- EMDE: 21,05% ke Rp69
- ARTA: 20,91% ke Rp2.660
- MKAP: 20,77% ke Rp1.250
Aktivitas Perdagangan Melambat
Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, mengungkapkan bahwa aktivitas perdagangan mengalami perlambatan signifikan pada pekan ini.
"Data rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini mengalami perubahan sebesar 26,01% menjadi 25,18 miliar lembar saham dari 34,03 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (27/6/2026).
Rata-rata frekuensi transaksi harian juga turun 22,95% menjadi 1,73 juta kali transaksi dibandingkan 2,24 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya. Nilai transaksi harian pun ikut menyusut 29,13% menjadi Rp17,58 triliun dari Rp24,80 triliun.
Investor Asing Masih Jual Bersih
Di sisi lain, investor asing masih melanjutkan aksi jual di pasar saham domestik. Pada perdagangan Jumat (26/6/2026), tercatat jual bersih (net sell) sebesar Rp537,25 miliar. Secara year-to-date sepanjang 2026, nilai jual bersih investor asing telah mencapai angka yang cukup besar, yakni Rp71,681 triliun. Kondisi ini memberikan tekanan tambahan bagi IHSG di tengah perlambatan aktivitas perdagangan.
Editor: Wahyu Pradana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Telkomsel Enterprise Luncurkan Solusi Iklan Digital Berbasis Audience Intelligence di Usia Kelima TADEX
Pemprov DKI Alokasikan Rp100 Miliar untuk LPDP Jakarta, Bangun 11 Rusun Besar pada 2027
BMKG: Hujan Ringan Diprakirakan Guyur Jakarta Selatan dan Pusat Sore Ini
Ciputra Development Targetkan Marketing Sales Rp9,5 Triliun pada 2026