Embarkasi Haji YIA Tuntas Layani 9.288 Jemaah, Peluang Tambah Kuota dari Jawa Tengah Barat

- Rabu, 01 Juli 2026 | 01:50 WIB
Embarkasi Haji YIA Tuntas Layani 9.288 Jemaah, Peluang Tambah Kuota dari Jawa Tengah Barat
PARADAPOS.COM - Operasional pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji melalui Embarkasi Yogyakarta International Airport (YIA) resmi dinyatakan tuntas pada Selasa, 30 Juni 2026. Lebih dari sembilan ribu jemaah telah menyelesaikan rangkaian ibadah dan kembali ke tanah air. Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) DIY, Silvia Rosetti, menyampaikan harapannya agar kapasitas embarkasi berbasis hotel ini dapat ditambah pada musim haji mendatang, terutama untuk mengakomodasi calon jemaah dari kawasan Jawa Tengah bagian barat.

Rekap Data: 9.288 Jemaah Diberangkatkan, 9.270 Kembali ke Indonesia

Berdasarkan catatan Embarkasi YIA, total kuota yang dialokasikan untuk tahun 2026 mencapai 9.320 orang. Dari angka tersebut, sebanyak 9.288 jemaah berhasil diberangkatkan ke Tanah Suci. Pada fase akhir pemulangan, jumlah jemaah yang telah tiba di Indonesia mencapai 9.270 orang. Angka ini menunjukkan tingkat keberhasilan operasional yang tinggi, meskipun terdapat beberapa catatan penting. Selama penyelenggaraan ibadah, tercatat 17 jemaah haji meninggal dunia. Rinciannya, 15 jemaah wafat di Arab Saudi, sementara dua jemaah lainnya mengembuskan napas terakhir saat dalam perjalanan menuju Bandara YIA. Selain itu, satu jemaah masih menjalani perawatan medis di Madinah dan belum pulang bersama kloter terakhir.

Potensi Pengembangan: Melirik Kawasan Jawa Tengah Bagian Barat

Keberhasilan operasional Embarkasi YIA yang berbasis hotel dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Silvia Rosetti mengungkapkan bahwa pihaknya bersama pemerintah daerah siap bekerja jika ada tambahan kuota dari pemerintah pusat. "Harapan kami ya bisa nambah. Supaya yang di Plat R itu lebih dekat di sini," kata Silvia Rosetti, Selasa, 30 Juni 2026. Ia menyebut potensi perluasan kuota calon jemaah haji berasal dari kawasan Jawa Tengah, tepatnya Karesidenan Banyumas yang meliputi Banjarnegara, Banyumas, Cilacap, dan Purbalingga. Kawasan ini dinilai lebih dekat secara geografis ke YIA dibandingkan Embarkasi Donohudan di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Jika realisasi ini terwujud, efisiensi perjalanan jemaah dari wilayah tersebut diperkirakan akan meningkat secara signifikan. Perjalanan darat yang lebih pendek tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga mengurangi kelelahan calon jemaah sebelum memulai ibadah puncak. "Kami insyaallah kalau ada tambahan siap mempersiapkan semuanya," ungkap Silvia.

Optimisme Menatap Musim Haji 2027

Suasana di area embarkasi YIA beberapa pekan terakhir memang terasa berbeda. Para petugas sibuk menyapa dan mengarahkan jemaah yang baru tiba, sementara keluarga yang menjemput tampak haru. Keberhasilan tahun ini menjadi modal berharga untuk evaluasi dan peningkatan layanan. Dengan infrastruktur yang sudah teruji dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, Embarkasi YIA optimistis dapat menampung lebih banyak jemaah pada musim haji tahun depan. Penambahan kapasitas bukan sekadar wacana, melainkan sebuah kebutuhan yang didasari oleh data geografis dan efisiensi operasional.

Editor: Dian Lestari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar