PARADAPOS.COM - Tottenham Hotspur secara resmi memperkenalkan Mateus Fernandes sebagai pemain anyar mereka pada Kamis, 2 Juli 2026. Gelandang Portugal berusia 21 tahun itu direkrut dari West Ham United dengan nilai transfer mencapai 85 juta poundsterling atau sekitar Rp2,04 triliun. Angka tersebut memecahkan rekor transfer klub London Utara tersebut sekaligus mengalahkan persaingan dari Manchester United yang juga memburu tanda tangannya.
Rekor Transfer dan Gaji Fantastis
Kepindahan Fernandes ke Tottenham bukanlah proses yang singkat. Manchester United sempat menjadi kandidat terdepan, namun Spurs bergerak cepat dengan menawarkan paket transfer dan gaji yang lebih menggiurkan. Menurut laporan yang beredar, pemain kelahiran Portugal itu akan menerima bayaran 250 ribu poundsterling per pekan—hampir lima kali lipat dari gajinya di West Ham.
Antusiasme Fernandes dan Peran De Zerbi
Dalam pernyataan resmi yang dirilis klub, Fernandes mengaku tidak sabar memulai petualangan barunya. Ia menyebut pelatih kepala Roberto De Zerbi sebagai faktor utama di balik keputusannya bergabung.
"Saya sangat gembira dengan langkah selanjutnya ini. Spurs adalah klub besar dan pelatih kepala adalah bagian kunci mengapa saya memutuskan untuk bergabung," ujarnya.
Ia juga menekankan kesamaan visi bermain dengan pelatih asal Italia tersebut.
"Saat kami berbicara, itu sangat istimewa. Kami memandang sepak bola dengan cara yang sama, turun ke lapangan sebagai tim yang kuat, dengan semangat juang dan energi, untuk mencoba memenangkan setiap pertandingan. Saya tidak sabar untuk memulai, bertemu para penggemar, bertemu semua orang, dan memberikan segalanya untuk klub," tambahnya.
Penilaian Pelatih soal Kualitas Fernandes
De Zerbi sendiri sudah lama mengamati perkembangan Fernandes. Ia menilai gelandang muda itu memiliki karakter yang cocok dengan filosofi permainan yang ingin diterapkannya di Tottenham.
"Saya sudah lama mengagumi Mateus karena dia menggabungkan kualitas dalam mengontrol bola dengan intensitas dan kecerdasan yang sangat penting dalam cara kami ingin bermain," jelasnya.
Pelatih berusia 46 tahun itu juga menekankan bahwa usia Fernandes bukanlah hambatan. Menurutnya, pengalaman sang pemain di Liga Primer Inggris sudah cukup untuk langsung berkontribusi.
"Meskipun usianya masih muda, ia sudah memiliki pengalaman yang baik di Liga Primer dan telah menunjukkan kualitas serta konsistensi di level ini. Mateus nyaman bermain di bawah tekanan, mampu mengalirkan bola, bekerja keras untuk tim, dan memiliki keberanian untuk menciptakan peluang di saat-saat sulit. Saya percaya ini adalah lingkungan yang ideal baginya untuk melanjutkan perkembangannya dan saya sangat antusias untuk mulai bekerja dengannya," ungkapnya.
Proyek Jangka Panjang Tottenham
Dengan investasi sebesar itu, Fernandes diproyeksikan menjadi pilar utama lini tengah Spurs dalam beberapa musim ke depan. Musim 2026/2027 akan menjadi ujian awal apakah gelandang muda ini mampu memenuhi ekspektasi tinggi yang dibebankan di pundaknya. Di bawah arahan De Zerbi, Tottenham berharap Fernandes bisa menjadi motor permainan yang membawa tim bersaing di papan atas Liga Primer Inggris.
Editor: Annisa Rachmad
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Polisi Bekasi Bekuk Tiga Begal Sadis yang Tewaskan Pengemudi Ojol di Jatisampurna
Delapan Siswa SD Tunas Muda Jhonlin Lulus sebagai Angkatan Pertama, Bukti Nyata CSR di Bidang Pendidikan
Pemerintah Jamin Pupuk dan Bibit Gratis untuk Petani Program Cetak Sawah Rakyat
Sudinhub Jaksel Tertibkan Parkir Liar di Setiabudi, 28 Kendaraan Kena Sanksi