IRGC Tewaskan Lima Anggota Kelompok yang Disebut Teroris Separatis di Perbatasan Barat Laut Iran

- Jumat, 03 Juli 2026 | 03:50 WIB
IRGC Tewaskan Lima Anggota Kelompok yang Disebut Teroris Separatis di Perbatasan Barat Laut Iran
PARADAPOS.COM - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan bahwa pasukannya telah melumpuhkan lima anggota kelompok yang mereka sebut sebagai "teroris separatis" di provinsi Azarbaijan Barat, Iran barat laut. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (1/7) di dekat perbatasan, tepatnya di Wilayah Piranshahr, setelah kelompok tersebut diduga menyusup untuk melakukan aksi sabotase. IRGC mengklaim kelima anggota tersebut tewas dalam penyergapan yang dilakukan berdasarkan hasil pemantauan intelijen.

Penyergapan di Dekat Perbatasan Barat Laut

Dalam pernyataan resmi yang dimuat di Sepah News pada Kamis, IRGC menjelaskan bahwa operasi ini menyasar kelompok yang terkait dengan Partai Demokrat Kurdistan Iran. Para anggota kelompok tersebut, menurut pernyataan itu, berhasil diidentifikasi dan disergap sebelum sempat melancarkan aksinya. "Anggota kelompok tersebut telah menyusup ke Iran untuk melakukan aksi teror dan sabotase," demikian bunyi pernyataan IRGC. Mereka menambahkan bahwa pengawasan intelijen yang ketat di provinsi tersebut menjadi kunci keberhasilan operasi.

Barang Bukti dan Latar Belakang Kelompok

Selain menewaskan kelima orang tersebut, IRGC juga mengamankan berbagai jenis senjata dan peralatan dari lokasi kejadian. Namun, pernyataan resmi itu tidak merinci secara spesifik jenis persenjataan yang disita. Partai Demokrat Kurdistan Iran sendiri telah lama masuk dalam daftar organisasi terlarang di Iran. Markas besar kelompok ini berada di Wilayah Kurdistan, Irak, dan Teheran secara konsisten menuduhnya sebagai dalang di balik serangkaian aksi separatis di sepanjang perbatasan barat laut. Suasana di kawasan perbatasan memang kerap memanas, dengan klaim saling serang antara pasukan Iran dan kelompok oposisi Kurdi yang berbasis di luar negeri.

Editor: Joko Susilo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar