PARADAPOS.COM - Polri menerima penghargaan dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) atas kontribusi dan pengamanan optimal dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Inspektur Jenderal Johnny Edison Isir, menyampaikan apresiasi tersebut dalam keterangan resmi di Jakarta pada Minggu, 5 Juli 2026. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas sinergi yang telah terjalin dengan baik selama operasional haji berlangsung.
Apresiasi atas Sinergi Lintas Sektor
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia atas penghargaan yang diberikan kepada Polri,” ujar Isir dalam pernyataan yang dikonfirmasi di Jakarta.
Isir menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari kerja keras, dedikasi, serta kolaborasi solid seluruh personel kepolisian di lapangan bersama instansi terkait. Baginya, apresiasi ini menjadi pemicu motivasi untuk terus meningkatkan standardisasi pelayanan publik ke depan.
“Penghargaan ini merupakan kehormatan sekaligus wujud kepercayaan atas sinergi yang telah terbangun dengan baik selama penyelenggaraan ibadah haji,” tuturnya.
Komitmen Pengamanan Berkelanjutan
Menatap operasional ke depan, Polri berkomitmen memperkuat koordinasi lintas sektoral. Mulai dari Kemenhaj, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, hingga Kementerian Luar Negeri. Penguatan ini dinilai krusial guna memastikan perlindungan jemaah berjalan tanpa celah.
“Polri berkomitmen untuk terus menghadirkan rasa aman melalui pengamanan yang optimal, perlindungan kepada jamaah, penguatan koordinasi lintas sektor, serta penegakan hukum yang profesional, proporsional, dan berkeadilan,” tegas Isir.
Di sisi lain, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menilai kesuksesan operasional haji tahun ini tidak lepas dari ekosistem kerja sama yang sehat antar-lembaga. Sinergitas tersebut menjadi fondasi utama dalam menghadirkan pelayanan haji yang responsif, profesional, dan berorientasi pada kepuasan jemaah.
Peran Vital di Lapangan
Dalam pelaksanaan ibadah haji 1447 H, Polri mengambil peran vital di berbagai lini strategis. Salah satu kontribusi paling signifikan adalah keterlibatan aktif personel kepolisian di dalam Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penegakan Hukum Haji Ilegal. Langkah ini bertujuan memutus rantai biro perjalanan bodong yang kerap merugikan calon jemaah.
Ilustrasi jemaah haji. Foto: Media Indonesia/Media Center Haji 2026/Akmal Fauzi.
Editor: Laras Wulandari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Ibas Tinjau TPS 3R Pacitan, Dorong Pengelolaan Sampah Jadi Gerakan Ekonomi dan Lingkungan
Kemenkes Kirim Bantuan Medis dan Dirikan Rumah Sakit Lapangan untuk Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
Rumah Pengacara di Ciracas Dilempar Bom Molotov, Diduga Terkait Sengketa Lahan Kebon Jeruk
Pelni Buka Lowongan Dokter dan Perawat Kapal untuk Kontrak Kerja Laut 2026, Pendaftaran Dibuka 1–31 Juli