Prabowo Terima Kunjungan PM Singapura Lawrence Wong di Istana untuk Leaders’ Retreat Tahunan

- Senin, 06 Juli 2026 | 04:25 WIB
Prabowo Terima Kunjungan PM Singapura Lawrence Wong di Istana untuk Leaders’ Retreat Tahunan
PARADAPOS.COM - Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin, 6 Juli 2026. Kedatangan Lawrence Wong kali ini bertujuan untuk menghadiri pertemuan tahunan Leaders' Retreat antara Indonesia dan Singapura. Momen ini menjadi pertemuan puncak kedua bagi kedua pemimpin sejak menjabat, sekaligus menandai komitmen berkelanjutan dalam memperkuat hubungan bilateral.

Sambutan Hangat di Tangga Istana

Pantauan langsung dari lokasi menunjukkan suasana yang penuh keakraban. Prabowo menyambut Lawrence dengan salaman hangat begitu tiba di area istana. Kedua pemimpin negara itu terlihat berbincang singkat sambil berjalan bersama menuju ruang upacara. Tidak ada jarak yang kaku; obrolan ringan di sela-sela langkah mereka mencerminkan hubungan yang sudah terbangun erat. Setelah momen penyambutan, rangkaian acara dilanjutkan dengan upacara kenegaraan. Dengan penuh khidmat, lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Majulah Singapura dikumandangkan secara bergantian. Segera setelahnya, kedua pemimpin langsung memasuki ruang pertemuan untuk melakukan dialog tertutup.

Agenda Strategis di Balik Pintu Tertutup

Berdasarkan siaran pers resmi dari kantor Perdana Menteri Singapura yang dirilis sehari sebelumnya, Minggu, 5 Juli 2026, pertemuan ini merupakan Leaders' Retreat kedua antara Lawrence Wong dan Prabowo. Forum tahunan ini menjadi ajang untuk meninjau kembali berbagai proyek bilateral yang telah berjalan sejak pertemuan pertama di Singapura pada Juni 2025. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin dijadwalkan membahas peluang untuk memperdalam kolaborasi di berbagai sektor strategis yang menjadi kepentingan bersama. Mereka juga akan menerima laporan perkembangan dari sejumlah proyek bilateral yang tengah berjalan. "Kedua pemimpin juga akan bertukar pandangan mengenai berbagai perkembangan di kawasan maupun isu-isu global," demikian bunyi pernyataan resmi dari pihak Singapura, menegaskan bahwa diskusi tidak hanya terbatas pada urusan bilateral semata.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini