PARADAPOS.COM - Prof. Dr. Harry Pramono, dosen Fakultas Olahraga berusia 67 tahun, mengaku masih bergelut dengan hipertensi, kolesterol tinggi, dan vertigo meskipun dirinya aktif berolahraga. Namun, setelah mengubah pola hidup secara menyeluruh—memperbaiki pola makan, menjaga kualitas tidur, dan menambahkan teknologi laser ke dalam rutinitasnya—ia merasakan perubahan signifikan pada kondisi kesehatannya. Kisah ini menjadi pengingat bahwa aktivitas fisik saja belum cukup tanpa diimbangi kebiasaan lain yang mendukung fungsi tubuh secara optimal.
Mengenal Teknologi Laser untuk Kesehatan
Teknologi laser yang dimaksud bukanlah laser medis berdaya tinggi, melainkan perangkat low-level laser yang dirancang untuk memproduksi sinar dengan panjang gelombang tertentu. Jika sebelumnya hanya tersedia sinar laser berwarna merah, kini sudah ada tiga varian sinar: merah, biru, dan kuning. Masing-masing memiliki fungsi berbeda dalam mendukung sirkulasi dan kualitas darah.
Salah satu produk yang disebut dalam program kesehatan ini adalah Dr Laser dari Gogomall. Alat ini diklaim mampu mengurai penggumpalan darah di pembuluh darah saat sinar laser mengenai area yang bermasalah. Bagi penderita hipertensi, diabetes, atau kolesterol tinggi, risiko penggumpalan darah biasanya lebih besar. Karena itu, penggunaan alat ini dianggap sebagai langkah tambahan untuk menjaga aliran darah tetap lancar.
Cara Penggunaan dan Manfaatnya
Dr Laser digunakan dengan cara ditempelkan di pergelangan tangan kiri. Posisi ini dipilih karena sinar laser dapat menyinari pembuluh nadi dan titik akupuntur di area tersebut. Menurut penjelasan dalam program, manfaat utamanya adalah membantu memperlancar aliran darah dan mengurai penggumpalan yang berpotensi menyebabkan penyumbatan.
Pengguna disarankan memakai alat ini sehari dua kali, dengan durasi antara 15 hingga 60 menit per sesi. Teknologi low-level laser ini disebut dapat membantu mengendalikan tekanan darah tinggi dengan meningkatkan kualitas darah dan elastisitas pembuluh darah. Kekentalan darah pun bisa dicegah karena aliran darah menjadi lebih lancar.
"Teknologi laser membantu supaya darah kita tetap terjaga dengan baik. Teknologi laser juga mengoptimalkan sel-sel darah di pembuluh darah. Kolesterol di dalam pembuluh darah akan diubah menjadi energi," jelas Prof. Dr. Harry Pramono dalam sesi wawancara.
Menariknya, teknologi ini juga direkomendasikan bagi mereka yang tidak memiliki keluhan penyakit tertentu. Fungsinya lebih sebagai langkah pencegahan, bukan sekadar pengobatan. "Gunakan teknologi laser sebagai pelengkap gaya hidup sehat Anda," tambahnya.
Pencegahan Lebih Baik daripada Mengobati
Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan, pendekatan pencegahan seperti ini mulai banyak dilirik. Kualitas darah disebut-sebut sebagai faktor utama yang memengaruhi kualitas hidup seseorang. Jika darah mengalir lancar dan bebas dari penggumpalan, risiko komplikasi penyakit kronis bisa ditekan.
Bagi yang tertarik mencoba, produk Dr Laser dari Gogomall bisa dipesan melalui call center di nomor (021) 8082 1200 atau WhatsApp/SMS center di 0812 8686 9090. Informasi lebih lanjut mengenai produk dan promo juga tersedia di kanal YouTube Go Healthy serta program Metro TV "Go Healthy."
Ingat, mengubah pola hidup tidak harus drastis. Kadang, langkah kecil seperti memperbaiki tidur, makan lebih teratur, dan menambahkan teknologi pendukung bisa membuat perbedaan besar. Atasi masalahnya sejak dini, cegah komplikasinya sebelum terlambat.
Editor: Annisa Rachmad
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Kapolda Metro Jaya: Stabilitas Ibu Kota Bukan Tanggung Jawab Polri Semata
Pemprov DKI Dorong Kawasan Rendah Emisi di Blok M, Warga Perlu Pahami Dampak Polusi dari Kendaraan
Istri dan Selingkuhan Tersangka Pembunuhan Berencana Pria Lansia di Banyumas, Motif Kuasai Harta
Mantan Pengacara Gedung Putih Sebut Trump Lakukan Korupsi Terparah dalam Sejarah AS