20 SDN di Solo Sepi Peminat, Wali Kota Ancang-Ancang Evaluasi Kepala Sekolah

- Senin, 06 Juli 2026 | 15:25 WIB
20 SDN di Solo Sepi Peminat, Wali Kota Ancang-Ancang Evaluasi Kepala Sekolah
PARADAPOS.COM - Sebanyak 20 Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kota Solo tercatat hanya menerima kurang dari sepuluh siswa baru pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Kondisi ini terungkap setelah masa pendaftaran resmi ditutup. Wali Kota Solo, Respati Ardi, merespons situasi tersebut dengan rencana monitoring dan evaluasi langsung terhadap kepala sekolah yang dinilai kurang mampu menarik minat masyarakat.

Evaluasi Kepala Sekolah Jadi Prioritas

Respati Ardi menegaskan bahwa pihaknya akan meninjau langsung kinerja kepala sekolah di masing-masing SDN yang kekurangan peminat. Ia menyoroti kesenjangan antara sekolah yang ramai pendaftar dan yang sepi, meskipun alokasi anggaran yang diterima setiap sekolah relatif sama. "Kepala sekolah akan kami monitoring dan evaluasi secara langsung. Kepala sekolah yang tidak bisa menambah jumlah murid di sekolah negerinya akan kita evaluasi. Karena anggarannya sama, tetapi kenapa ada sekolah yang diminati dan ada yang tidak. Berarti memang kepala sekolah yang harus saya review," ungkap Respati di Solo, Senin, 6 Juni 2026.

Transformasi Pendidikan Melalui Pelatihan Kepala Sekolah

Salah satu langkah konkret yang akan diambil adalah menggelar Training of Trainer (ToT) bagi seluruh kepala sekolah di lingkungan SDN. Program ini, menurut Respati, merupakan bagian dari transformasi pendidikan negeri yang tengah disiapkan pemerintah daerah. Ia menambahkan, meskipun jumlah siswa minim, pihaknya tetap menjamin kelangsungan proses belajar mengajar. "Yang terpenting transformasi pendidikan negeri. Kita akan menggelar ToT untuk kepala sekolah. (Untuk SDN kurang siswa) Kita tetap berjalan dan memfasilitasi keluarga yang sekolah. Kuncinya transformasi pendidikan negeri," imbuhnya.

Daftar 20 SDN dengan Jumlah Siswa Baru Minim

Berikut adalah rincian 20 SDN di Solo yang hanya menerima kurang dari sepuluh siswa baru pada SPMB 2026:
  1. SDN Tegalayu: 3 siswa
  2. SDN Jajar: 7 siswa
  3. SDN Kabangan: 8 siswa
  4. SDN Tunggulsari I: 9 siswa
  5. SDN Tegal Rejo – SDN Pajang 4 (regroup): 6 siswa
  6. SDN Pajang 2: 7 siswa
  7. SDN Kauman: 6 siswa
  8. SDN Kusumadilagan: 2 siswa
  9. SDN Gading – SDN Carangan (regroup): 9 siswa
  10. SDN Sawahan 2: 2 siswa
  11. SDN Kepatihan: 9 siswa
  12. SDN Bororejo: 4 siswa
  13. SDN Kalangan: 6 siswa
  14. SDN Munggung 2: 7 siswa
  15. SDN Cinderejo: 8 siswa
  16. SDN Sumber 1: 7 siswa
  17. SDN Sumber 3: 8 siswa
  18. SDN Sumber 6: 7 siswa
  19. SDN Banyuanyar 2 – SDN Sumber 5 (regroup): 8 siswa
  20. SDN Praon: 4 siswa
Beberapa sekolah di antaranya merupakan hasil penggabungan (regroup) dari dua institusi, namun tetap belum mampu menarik jumlah pendaftar yang signifikan. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah kota dalam upaya pemerataan kualitas pendidikan dasar di Solo.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar