PARADAPOS.COM - Kebakaran melanda sebuah rumah tinggal di Jalan Gg. Al-Amin No. 171, RT 017/RW 012, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, pada Sabtu, 18 Juli 2026. Insiden yang diduga dipicu oleh korsleting listrik ini berhasil dipadamkan setelah petugas mengerahkan 15 unit pemadam kebakaran dan 75 personel. Laporan pertama diterima pukul 06.35 WIB, dan proses pemadaman selesai total pada pukul 07.57 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material masih dalam pendataan.
Respons Cepat Petugas di Lapangan
Berdasarkan informasi dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, laporan mengenai kobaran api itu pertama kali diterima melalui panggilan telepon dari warga sekitar pukul 06.35 WIB. Tim pemadam dari Pos Cengkareng Timur langsung bergerak cepat dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 06.46 WIB. Hanya satu menit berselang, tepatnya pukul 06.47 WIB, operasi pemadaman resmi dimulai.
Suasana di lokasi sempat tegang. Api terlihat membesar dan membahayakan rumah-rumah di sekitarnya yang cukup rapat. Namun, petugas berhasil melokalisir perambatan api pada pukul 06.59 WIB. Setelah api utama padam, proses pendinginan struktur bangunan segera dilakukan pada pukul 07.07 WIB untuk memastikan tidak ada bara api yang tersembunyi.
Pengerahan Armada dan Personel
Untuk menjinakkan si jago merah di area pemukiman padat tersebut, Sudin Gulkarmat Jakarta Barat mengerahkan 14 unit mobil pemadam. Bantuan pun datang dari Sudin Gulkarmat Jakarta Utara yang mengirimkan satu unit tambahan. Total, 75 personel dikerahkan ke titik api.
Mereka bekerja secara terkoordinasi. Suara sirene dan deru mesin pompa air terdengar hingga ke jalan utama. Petugas dengan perlengkapan lengkap terlihat sibuk menyemprotkan air ke titik-titik api yang masih menyala. Seluruh operasi pemadaman dinyatakan selesai total pada pukul 07.57 WIB, dan situasi di sekitar lokasi perlahan kembali kondusif.
Penyebab Kebakaran
Hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan petugas di tempat kejadian perkara (TKP) mengarah pada dugaan kuat adanya korsleting listrik. "Dari hasil pemeriksaan sementara di lokasi kejadian, petugas menyimpulkan bahwa dugaan penyebab kebakaran pada rumah tinggal tersebut dipicu oleh adanya fenomena kelistrikan atau korsleting listrik," ungkap seorang petugas di lapangan.
Kerugian materiel akibat peristiwa ini masih dalam proses penghitungan oleh tim terkait. Belum ada pernyataan resmi mengenai jumlah pasti kerugian yang diderita pemilik rumah.
Editor: Laras Wulandari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
BRI Gelar Nobar Piala Dunia 2026 untuk Nasabah Premium di Tiga Kota
Febrie Adriansyah Bantah Terima Rp50 Miliar dari Tan Kian dalam Kasus Asabri
Satpol PP Jakarta Utara Selidiki Video Viral Jasa Pijat Keliling India di Danau Sunter
Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Pasaman Barat, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami