PARADAPOS.COM - Dunia kreator konten kembali berduka. Bowornthat Pengsuk, atau yang akrab disapa Hlun Solo, YouTuber travel asal Thailand berusia 27 tahun, ditemukan meninggal dunia di sebuah hotel di Tbilisi, Georgia. Kabar ini dikonfirmasi pada 30 Juli 2026, setelah pria yang dikenal lewat video backpacking hemat itu dilaporkan hilang kontak sejak 13 Juli 2026. Otoritas Georgia kini tengah menyelidiki penyebab kematiannya, sementara pemerintah Thailand meminta publik untuk tidak berspekulasi hingga investigasi resmi selesai.
Kepergian Hlun Solo meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi lebih dari satu juta pelanggan kanal YouTube-nya yang selama ini mengikuti jejak perjalanannya ke lebih dari 50 negara. Sosoknya dikenal sebagai penjelajah sejati yang mampu menyajikan konten perjalanan dengan biaya minim, sebuah niche yang membuatnya menonjol di antara kreator lain.
Kronologi Hilangnya Sang Penjelajah
Kekhawatiran pertama kali muncul ketika Bowornthat berhenti berkomunikasi dengan keluarganya pada 13 Juli 2026. Saat itu, ia sedang berada di Georgia. Beberapa hari tanpa kabar, keluarga mulai panik dan menggunakan media sosial untuk meminta bantuan publik mencari keberadaannya. Sayangnya, harapan itu pupus setelah pihak keluarga menerima konfirmasi resmi pada 30 Juli 2026 bahwa Bowornthat telah ditemukan tidak bernyawa.
Media lokal Thailand melaporkan bahwa jasad Bowornthat ditemukan di kamar hotelnya di Tbilisi. Kepolisian Georgia pun bergerak cepat dan membuka penyelidikan berdasarkan Pasal 115 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Georgia. Pasal ini lazim digunakan untuk mengusut kasus kematian yang penyebabnya belum dapat dijelaskan, termasuk dugaan hasutan bunuh diri jika ditemukan indikasi ke arah tersebut.
Koordinasi Antarpemerintah dan Proses Hukum
Pemerintah Thailand tidak tinggal diam. Kementerian Luar Negeri Thailand langsung berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Thailand yang membawahi wilayah Georgia serta aparat setempat. Langkah ini diambil untuk memastikan proses penyelidikan berjalan transparan sekaligus mengurus pemulangan jenazah ke tanah air.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Thailand, Jaithai Upakaranitikaset, mengungkapkan bahwa tim kedutaan telah menemui otoritas Georgia dan menerima konfirmasi resmi terkait meninggalnya Bowornthat. Sementara itu, Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Thailand, Sihasak Phuangketkeow, menekankan pentingnya menahan diri dari asumsi prematur.
"Kita tidak dapat menarik kesimpulan apa pun pada tahap ini. Lebih baik menunggu penyelidikan resmi," ujar Sihasak.
Menurut penuturannya, seluruh barang pribadi milik Bowornthat telah diamankan oleh kepolisian Georgia sebagai barang bukti. Pemerintah kedua negara saat ini tengah berkoordinasi dengan keluarga untuk menentukan mekanisme serta waktu pemulangan jenazah yang paling memungkinkan.
Duka dan Harapan akan Kejelasan
Kepergian Hlun Solo menjadi sorotan luas di Thailand. Popularitasnya sebagai kreator konten perjalanan membuat kasus ini menyita perhatian publik. Di tengah derasnya simpati yang mengalir, keluarga dan pemerintah kompak meminta masyarakat untuk bersabar. Mereka berharap hasil investigasi resmi dapat mengungkap penyebab kematian Bowornthat secara objektif, tanpa diwarnai spekulasi yang dapat memperkeruh suasana.
Artikel Terkait
Arab Saudi Rancang Koalisi Internasional Amankan Laut Merah dari Serangan Houthi
Pangeran Saudi Muda Tewas di Hotel London Akibat Overdosis Alkohol dan Obat Terlarang
Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Kumamoto, Jepang Keluarkan Peringatan Tsunami
Iran Peringatkan Inggris Jangan Bantu Serangan Militer AS ke Wilayahnya