Dandim Semarang Kolonel Priyo Handoyo Dapat Kehormatan Jadi Komandan Upacara HUT RI di Istana Negara

- Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:00 WIB
Dandim Semarang Kolonel Priyo Handoyo Dapat Kehormatan Jadi Komandan Upacara HUT RI di Istana Negara

PARADAPOS.COM - Suasana haru dan bangga menyelimuti keluarga besar Kodim 0733/Kota Semarang saat menyambut kedatangan Komandan Kodim (Dandim) Kolonel Inf Priyo Handoyo. Ia baru saja menuntaskan tugas negara sebagai Komandan Upacara (Danup) pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara. Momen penyambutan itu berlangsung di Semarang, Jawa Tengah, pada Kamis (20/8/2026), sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan besar yang diberikan negara kepadanya.

Kehormatan yang diterima Kolonel Inf Priyo Handoyo tidak datang secara tiba-tiba. Tugas sebagai komandan upacara di Istana Negara merupakan salah satu amanah paling prestisius yang bisa diemban seorang perwira menengah. Kepercayaan ini dinilai bukan hanya milik pribadi yang bersangkutan, melainkan juga menjadi kebanggaan kolektif bagi seluruh prajurit dan keluarga besar Kodim 0733/Kota Semarang.

Kebanggaan yang Mengalir dari Istana ke Semarang

Kabar mengenai kepercayaan tersebut pertama kali disampaikan melalui unggahan resmi akun Instagram Kodim 0733 Semarang. Dalam pernyataannya, pihak Kodim menegaskan bahwa penunjukan ini merupakan sebuah kehormatan besar sekaligus kebanggaan yang tidak terhingga.

"Kepercayaan yang diberikan kepada Kolonel Inf Priyo Handoyo merupakan sebuah kehormatan besar sekaligus kebanggaan, tidak hanya bagi pribadi dan keluarga, tetapi juga bagi seluruh prajurit serta keluarga besar Kodim 0733/Kota Semarang," tulis akun Instagram Kodim 0733 Semarang dikutip Kamis (20/8/2026).

Menjadi komandan upacara pada puncak peringatan kemerdekaan bukanlah sekadar seremoni. Di balik itu, terdapat tanggung jawab besar yang menuntut disiplin tinggi, keteguhan mental, serta dedikasi tanpa cela. Setiap gerakan, aba-aba, dan sikap yang ditampilkan menjadi sorotan langsung dari para pejabat tinggi negara serta seluruh masyarakat Indonesia yang menyaksikan.

Ketegasan dan Wibawa di Momen Bersejarah

Dalam menjalankan amanah tersebut, Kolonel Inf Priyo Handoyo tampil dengan sikap tegas, tenang, dan penuh wibawa. Ia memimpin jalannya upacara dengan lancar, menunjukkan profesionalisme seorang perwira yang telah ditempa oleh pengalaman panjang di dunia militer. Kehadirannya di Istana Negara pada momen bersejarah itu secara langsung mengharumkan nama Kota Semarang di kancah nasional.

Apresiasi pun mengalir deras dari keluarga besar Kodim 0733. Mereka menyampaikan ucapan selamat dan penghargaan setinggi-tingginya atas keberhasilan pelaksanaan tugas tersebut. Pencapaian ini dinilai sebagai buah dari kerja keras dan pengabdian yang konsisten selama ini.

“Keluarga besar Kodim 0733/Kota Semarang menyampaikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan pelaksanaan tugas tersebut. Semoga kehormatan yang telah diberikan menjadi motivasi untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara,” tulisnya.

Lebih lanjut, pihak Kodim menuturkan bahwa keberhasilan ini bukan hanya menjadi pencapaian pribadi semata. Lebih dari itu, ini adalah kebanggaan bersama yang dirasakan oleh seluruh elemen keluarga besar Kodim 0733/Kota Semarang, dari para perwira, bintara, tamtama, hingga anggota Persit KCK.

“Satu langkah di Istana, membawa kebanggaan bagi seluruh keluarga besar Kodim 0733/Kota Semarang. Terima kasih atas pengabdian, dedikasi, dan keteladanan. Teruslah menginspirasi dan mengabdi untuk Indonesia,” tulis akun Kodim 0733 Semarang.

Momen penyambutan ini menjadi catatan tersendiri bagi sejarah Kodim 0733. Kepercayaan yang diberikan kepada Kolonel Inf Priyo Handoyo diharapkan mampu menjadi teladan dan penyemangat bagi generasi penerus di lingkungan TNI AD, khususnya di wilayah Semarang, untuk terus mengukir prestasi dan mengabdi kepada bangsa dan negara.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar