Motif Penembakan Pengacara di Tanah Abang Terungkap: Pelaku Kesal Lokasi Jaga Dimasuki Paksa

- Rabu, 29 Oktober 2025 | 04:10 WIB
Motif Penembakan Pengacara di Tanah Abang Terungkap: Pelaku Kesal Lokasi Jaga Dimasuki Paksa
Penembakan Pengacara di Tanah Abang: Motif, Pelaku, dan Barang Bukti - Polda Metro Jaya Ungkap Kronologi

Penembakan Pengacara di Tanah Abang: Motif, Pelaku, dan Barang Bukti - Polda Metro Jaya Ungkap Kronologi

Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap pelaku penembakan terhadap seorang pengacara berinisial WA di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Menurut pengakuan pelaku, penembakan ini dilatarbelakangi rasa kesal karena korban dan rekan-rekannya memaksa masuk ke dalam lokasi yang dijaga oleh kelompok pelaku.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan lebih lanjut. "Pelaku merasa kesal karena korban dan rekan-rekannya memaksa masuk dan merusak gerbang di lokasi yang dijaga oleh kelompok pelaku," ujarnya pada Rabu (29/10/2025).

Motif lainnya, korban juga disebutkan melakukan intimidasi terhadap kelompok pelaku yang sedang melakukan penjagaan di tanah kosong tersebut. "Dan korban mengintimidasi kelompok pelaku untuk seharusnya berkoordinasi dengan kelompok korban sebelum jaga di lokasi tersebut," imbuh Ade Ary.

Profil dan Identitas Pelaku Penembakan

Polisi mengidentifikasi pelaku penembakan sebagai HD (37), seorang warga yang berasal dari Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Puluhan Senjata Tajam Disita dari TKP

Dalam pengembangan kasus ini, pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Hasilnya, polisi berhasil menyita puluhan senjata tajam dan barang bukti lainnya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri, memaparkan, "Di TKP kita amankan 20 senjata tajam, tiga alat pukul, satu senapan angin."

Kondisi Korban dan Kronologi Kejadian

Korban penembakan telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk menjalani perawatan intensif. Roby Heri menambahkan bahwa korban menjalani operasi. "Korban sudah dirujuk ke RS Polri untuk pengangkatan proyektil," jelasnya.

Insiden penembakan ini terjadi pada Selasa, 28 Oktober 2025, sekitar pukul 07.28 WIB. Hingga saat ini, polisi telah memeriksa keterangan dari 40 saksi untuk mengungkap kasus ini secara tuntas.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar