VW ID.Buzz Vs Raksasa China: Mengapa MPV Listrik Legendaris Ini Tak Takut Bersaing?

- Rabu, 29 Oktober 2025 | 12:40 WIB
VW ID.Buzz Vs Raksasa China: Mengapa MPV Listrik Legendaris Ini Tak Takut Bersaing?

Volkswagen ID.Buzz Tunjukkan Kekuatan Brand di Tengah Persaingan MPV Listrik China

Pasar otomotif Indonesia kini semakin ramai dengan kehadiran brand China yang menawarkan MPV listrik premium dengan harga kompetitif. Namun, Indomobil Group sebagai distributor Volkswagen mengungkapkan keyakinan penuh terhadap produk andalannya, VW ID.Buzz.

Respons Positif Konsumen Indonesia untuk VW ID.Buzz

Andrew Nasuri, Direktur Indomobil Group, mengungkapkan bahwa VW ID.Buzz mendapatkan sambutan sangat positif sejak peluncurannya di IIMS 2025. Menurutnya, konsumen Volkswagen memiliki karakteristik khusus yang tidak mudah berpindah ke merek lain.

Keunikan Konsumen Volkswagen di Indonesia

"Konsumen VW memiliki permintaan dan preferensi khusus yang tidak bisa digantikan dengan merek apa pun," tegas Andrew. Dia menjelaskan bahwa pembeli Volkswagen ID.Buzz sangat mengapresiasi kualitas, struktur, dan nilai historis dari mobil listrik ini.

VW ID.Buzz: Kombi Legendaris dalam Versi Modern

Volkswagen ID.Buzz merupakan evolusi modern dari Volkswagen T1 yang legendaris di era 1950-an. Mobil listrik ini mempertahankan konsep kabin yang lapang dan nyaman, sambil menghadirkan sentuhan nostalgia bagi penggemarnya.

Spesifikasi dan Performa VW ID.Buzz LWB

VW ID.Buzz versi Long Wheel Base (LWB) dilengkapi dengan motor listrik bertenaga 210 kW dan torsi puncak 560 Nm. Dengan baterai berkapasitas 86 kWh, mobil listrik ini mampu menempuh jarak hingga 487 km dalam sekali pengisian penuh.

Harga Volkswagen ID.Buzz di Indonesia

Volkswagen ID.Buzz ditawarkan dengan harga Rp1,49 miliar untuk status on the road (OTR) Jakarta. Harga ini memposisikan ID.Buzz sebagai pilihan premium di segmen MPV listrik Indonesia.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar