Politisi AS Kecam Rencana Uji Coba Senjata Nuklir Trump Sebagai Berbahaya
WASHINGTON - Politikus Partai Demokrat Amerika Serikat secara tegas menolak rencana uji coba senjata nuklir yang diperintahkan Presiden Donald Trump. Kritik keras disampaikan para senator terkait dampak uji coba nuklir terhadap keamanan global.
Kecamatan Berbahaya dan Sembrono
Jeanne Shaheen, senator Demokrat dan anggota senior Komite Hubungan Luar Negeri Senat, menyatakan rencana uji coba nuklir Trump sebagai langkah sangat berbahaya dan sembrono. Menurutnya, uji coba ini akan mengakhiri moratorium uji coba senjata nuklir AS yang telah berjalan lebih dari 30 tahun.
Pelanggaran Prosedur Kongres
Shaheen menekankan bahwa pemerintahan Trump berencana melakukan uji coba nuklir secara sepihak tanpa persetujuan Kongres. Dia juga mengungkapkan bahwa Rusia dan China tidak pernah melakukan uji coba senjata nuklir sejak 1992.
Dampak Lingkungan dan Kesehatan
Dalam sidang Senat, Shaheen memperingatkan dampak buruk uji coba nuklir terhadap rakyat Amerika dan lingkungan. Dia menegaskan bahwa praktik uji coba nuklir seharusnya tetap menjadi bagian masa lalu.
Penolakan dari Nevada
Senator Jacky Rosen dari Nevada menyampaikan kecaman keras terhadap rencana uji coba nuklir. Nevada merupakan lokasi bersejarah uji coba senjata nuklir AS selama Perang Dingin. Rosen berjanji akan melawan segala upaya melanjutkan peledakan nuklir.
Ancaman Radiasi Global
Rosen memperingatkan bahwa uji coba nuklir akan menyebabkan paparan radiasi dan kerusakan yang dapat dirasakan di seluruh Amerika Serikat bahkan dunia. Dia menggambarkan rencana ini sebagai tindakan menghancurkan dan membawa bencana.
Pelemahan Kepemimpinan AS
Senator Mark Kelly menyuarakan kekhawatiran bahwa pengujian nuklir akan melemahkan kepemimpinan AS dan stabilitas global. Kelly menegaskan Amerika Serikat tidak perlu menguji senjata nuklirnya mengingat tidak ada negara pemilik senjata nuklir - kecuali Korea Utara - yang melakukan uji coba sejak 1992.
Fakta Uji Coba Nuklir Global
Data menunjukkan Rusia pasca-Soviet tidak pernah melakukan uji coba nuklir, dengan uji coba terakhir Uni Soviet terjadi pada 1990. Sementara AS terakhir menguji coba senjata nuklir pada 1992, dan China pada 1996. Korea Utara menjadi satu-satunya negara yang melakukan uji coba nuklir terakhir pada 2017.
Artikel Terkait
Jadwal Imsak Jakarta 17 Maret: Sahur Hingga Pukul 04.32 WIB
Pemerintah Tegaskan Belum Ada Rencana Perppu untuk Lebarkan Batas Defisit 2026
Kompolnas Tinjau Kesiapan Operasi Ketupat Musi 2026 di Polda Sumsel
Arus Mudik Lebaran 2026 di Jatim Meningkat 40%, Lalu Lintas Tetap Lancar