Menkeu Purbaya Tegas: Sanya Hanya Bertanggung Jawab ke Prabowo
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmennya untuk hanya bertanggung jawab langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. Dalam pernyataan tegasnya, Purbaya menyatakan semua langkah dan kebijakan yang diambilnya telah melalui koordinasi penuh dengan RI-1.
"Saya hanya bertanggung jawab ke RI-1, yang lain saya nggak peduli. Semua yang saya kerjakan sudah didiskusikan dulu dengan beliau dan beliau sudah tahu. Kalau disuruh berubah ya berubah," tegas Purbaya dalam talk show HUT ke-35 MNC Trijaya FM di iNews Tower, Jakarta Pusat, Jumat (26/9/2025).
Presiden Pahami Perlunya Perubahan Ekonomi
Menurut penjelasan Menkeu Purbaya, Presiden Prabowo memiliki pemahaman mendalam tentang urgensi perubahan arah kebijakan ekonomi. Kondisi ekonomi yang memburuk dapat berdampak langsung pada stabilitas sosial dan politik nasional.
"Dia ngerti betul bahwa kita perlu perubahan paradigma pertumbuhan ekonomi. Ketika ekonomi memburuk, popularitas pemerintahan turun dan mulai banyak demonstrasi. Kepercayaan masyarakat turun signifikan," ungkap Purbaya.
Peringatan 6 Bulan untuk Perbaikan Ekonomi
Purbaya menyampaikan warning penting mengenai batas waktu perbaikan ekonomi. Menurut analisisnya, jika kondisi ekonomi tidak membaik dalam waktu dekat, dampaknya bisa serius bagi stabilitas negara.
"Kalau nggak lebih baik ekonominya dalam mungkin 6 bulan, 1 tahun bisa bahaya kondisi negara ini," paparnya tegas. Perubahan fundamental di bidang ekonomi dinilai krusial untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat dan menjaga stabilitas nasional.
Tugas dari Presiden Prabowo
Usai dilantik menggantikan Sri Mulyani, Purbaya mengaku tidak mendapat pesan khusus dari Presiden Prabowo. Namun ada satu prinsip utama yang dititipkan: bekerja untuk Merah Putih.
"Nggak ada pesan. Nggak ada arahan juga. Pokoknya Merah Putih saja, semua untuk Merah Putih," tutup Menkeu Purbaya menegaskan komitmennya.
Sumber: sindonews
Artikel Terkait
Drone Emprit Ungkap Video Ceramah Jusuf Kalla yang Viral Hasil Manipulasi Konteks, Picu 34 Ribu Sentimen Negatif
Aktivis dan Ormas Desak Pengadilan Terbuka untuk Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Menteri Keuangan Purbaya Kritik Budaya Kerja Bobrok, Sehari Sebelumnya Copot Dua Dirjen
Mahfud MD Bela Saiful Mujani: Laporan Makar Dinilai Berlebihan dan Tak Berdasar