Gerakan WargaPeduliWarga Jilid 6: Bagikan 2.000 Paket Sembako di 3 Lokasi
Gerakan solidaritas sosial WargaPeduliWarga kembali digelar untuk keenam kalinya oleh 98 Resolution Network. Inisiatif ini menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang masih rentan secara ekonomi dengan menjangkau tiga lokasi berbeda.
Lokasi Distribusi Bantuan Sembako
Koordinator Panitia Gerakan WargaPeduliWarga, Eli Salomo Sinaga, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN dan komunitas masyarakat.
"Hari ini ada tiga lokasi pembagian paket sembako bagi warga masyarakat yang masih rentan secara ekonomi," ujar Eli dalam keterangan resminya, Sabtu, 1 November 2025.
Jakarta Timur: Bantuan untuk Warga dan Driver Ojol
Lokasi pertama berada di Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, dengan pembagian 550 paket sembako hasil partisipasi solidaritas Bank Negara Indonesia (BNI). Lokasi kedua juga di wilayah Cakung, dengan 450 paket sembako yang dibagikan kepada driver ojek online melalui kerja sama dengan Koalisi Ojek Nasional (KON).
Medan: Bantuan Terbesar dari BUMN
Sementara lokasi ketiga berlangsung di Kota Medan, Sumatera Utara, dengan 1.000 paket sembako hasil gotong royong sosial dari Subholding BUMN Pelindo Multi Terminal (SPMT). Total keseluruhan bantuan yang dibagikan mencapai 2.000 paket sembako.
Dukungan untuk Program Pemerintah
98 Resolution Network juga menyoroti komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat dan menyempurnakan program-program kemandirian ekonomi dan pemerataan kesejahteraan rakyat. Menurut Eli, pemerintah sedang bekerja keras memperkuat pondasi kemandirian ekonomi nasional, pemerataan gizi, pendidikan, pendapatan, serta kesempatan kerja.
"Agar hasilnya bisa dirasakan seluruh rakyat," tegas Eli.
Program Prioritas Pemerataan Kesejahteraan
Beberapa program prioritas yang tengah diperkuat pemerintah meliputi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Swasembada Pangan, dan Swasembada Energi. Dengan penguatan program-program tersebut, pemerintah diharapkan dapat mempercepat pemerataan kesejahteraan dan mencapai kemandirian ekonomi nasional.
"Swasembada pangan dan energi dapat membantu menjaga devisa hasil ekspor dan membiayai ekonomi secara berkelanjutan," demikian penjelasan Eli.
Artikel Terkait
Dokter Tifa Dukung Prabowo Penuh Hingga 2029, Justru Minta Gibran Dimakzulkan
Hendrajit: Reformasi Jilid II Perlu Evaluasi Mendalam, Bukan Sekadar Ulang Skenario Lama
Tangisan Kepala BGN di Podcast Picu Gelombang Kritik, Warganet Kaitkan dengan Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet
Mantan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dikecam Usai Beri Nama Sarkastis pada Kucing yang Dianggap Hina Prabowo