Arsul Sani Tunjukkan Ijazah Asli dan Foto Wisuda Doktor di Polandia
Hakim Konstitusi Arsul Sani secara resmi memamerkan dokumen asli ijazah serta foto prosesi wisuda gelar doktor yang diperolehnya dari Collegium Humanum atau Warsawa Management University, Polandia. Pameran bukti ini merupakan respons langsung atas tuduhan pemalsuan ijazah yang sedang dihadapinya.
Konferensi Pers dan Bukti Dokumen Akademik
Dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, pada Senin, 17 November 2025, Arsul Sani menunjukkan secara fisik ijazah asli beserta fotokopi yang telah dilegalisir. Ia menegaskan keaslian seluruh dokumen pendidikannya.
Judul Disertasi dan Publikasi Buku
Arsul menjelaskan bahwa disertasinya berjudul "Reexamining The Considerations of National Security Interest and Human Rights Protection in Counterterrorism Legal Policy: A Case Study on Indonesia with Focus on Post-Bali Bombings Development." Karya akademik ini bahkan telah diterbitkan menjadi sebuah buku berjudul "Keamanan Nasional dan Perlindungan HAM, Dialektika Kontraterorisme di Indonesia" oleh Penerbit Buku Kompas.
Proses Perkuliahan Daring dan Legalisasi Ijazah
Proses perkuliahan program doktor tersebut dilakukan secara daring sejak tahun 2020, dengan wisuda dilaksanakan pada tahun 2023. Pemilihan kuliah daring ini disebabkan oleh situasi pandemi Covid-19 yang melanda dunia. Setelah wisuda, ijazah aslinya segera difotokopi dan dilegalisir dengan bantuan KBRI Warsawa.
Foto Wisuda dan Dukungan Keluarga
Arsul juga membagikan potret momen wisudanya di Polandia. Dalam foto-foto tersebut, terlihat ia bersama sang istri serta Duta Besar Indonesia untuk Polandia, Anita Lidya Luhulima, yang turut menghadiri acara tersebut.
Latar Belakang Laporan ke Bareskrim
Sebelumnya, Arsul Sani telah dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Aliansi Masyarakat Pemerhati Konstitusi mengenai dugaan penggunaan ijazah palsu. Laporan ini yang mendorongnya untuk memberikan klarifikasi dan menunjukkan bukti-bukti keabsahan gelar doktornya secara terbuka.
Artikel Terkait
Roy Suryo Paparkan Dugaan Ciri Fisik Ijazah Palsu Jokowi ke Penyidik
Partai Prima Tantang NasDem: Jika Naikkan Threshold, Jangan Tanggung-Tanggung
Pengamat Kritik Dukungan Jokowi untuk Revisi UU KPK, Sebut Upaya Lepas Tanggung Jawab
Pengamat Kritik Usulan Naikkan Ambang Batas Parlemen Jadi 7 Persen