Tuntutan Pertanggungjawaban Jokowi Dinilai Sangat Wajar dan Normal
Pengamat politik dan pemerhati bangsa, Tony Rosyid, menegaskan bahwa tuntutan pertanggungjawaban terhadap Joko Widodo atau Jokowi selama masa kepemimpinannya selama 10 tahun adalah hal yang sangat wajar dan normal disuarakan oleh rakyat.
Menurut Tony, hal ini merupakan bagian penting dari siklus politik yang sehat. Tuntutan ini, katanya, penting untuk menjadi pelajaran berharga bagi para pemimpin Indonesia di masa yang akan datang.
Pentingnya Evaluasi bagi Pemimpin Berikutnya
Tony Rosyid lebih lanjut menjelaskan bahwa setiap pemimpin Indonesia hendaknya berbuat yang terbaik bagi rakyat dan menghindari kebijakan yang dapat membawa konsekuensi hukum serta sikap politik yang akan menuntut pertanggungjawaban setelah masa jabatannya berakhir.
Ia mengkritik bahwa seringkali seorang penguasa kehilangan kesadaran akan masa depannya ketika sedang berada di puncak kekuasaan. Seorang presiden bisa lupa bahwa kekuasaannya memiliki batas waktu, yaitu 5 hingga 10 tahun.
Siklus Politik dalam Sejarah
Setelah masa kekuasaan berakhir, lanjut Tony, seorang mantan pemimpin akan menghadapi rakyat yang pernah dikecewakannya. Ia menegaskan bahwa kondisi seperti ini merupakan siklus politik yang umum terjadi dalam sejarah.
Pernyataan ini disampaikan Tony Rosyid melalui keterangan tertulisnya, menekankan kembali mekanisme kontrol sosial dan politik dalam suatu negara demokrasi.
Artikel Terkait
Pengamat Kritik Dukungan Jokowi untuk Revisi UU KPK, Sebut Upaya Lepas Tanggung Jawab
Pengamat Kritik Usulan Naikkan Ambang Batas Parlemen Jadi 7 Persen
Analis: PSI Perlu Koalisi Strategis untuk Usung Gibran di Pilpres 2029
KSPI Tuding Perusahaan Merumahkan Pekerja Jelang Lebaran untuk Hindari Bayar THR