Nasib Bupati Bekasi Ade Kuswara: Sentilan PDIP Soal Elite Mencla-Mencle
Penetapan Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi peringatan keras bagi elite politik di daerah. Kasus ini menyoroti risiko bermain dua kaki di tengah dinamika kekuasaan nasional.
Pesan tersebut secara tegas disampaikan oleh Ketua DPP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu Eksekutif, Deddy Sitorus. Melalui akun Instagram pribadinya, Deddy menyoroti kasus yang menimpa Ade.
"Makanya jangan pecicilan, tegak lurus jangan mencla-mencle! Jadinya kena masalah kan?" ujar Deddy Sitorus, Senin, 22 Desember 2025.
Dalam unggahannya, Deddy menyertakan tiga foto. Satu foto menunjukkan kedekatan Ade Kuswara dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dua foto lain menampilkan momen keakraban Ade dengan Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep.
Fakta menariknya, Ade Kuswara Kunang adalah Ketua DPC PDIP Kabupaten Bekasi yang baru saja terpilih melalui Konfercab VI pada 8 Desember 2025. Namun, hanya berselang 10 hari setelah terpilih, ia terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK.
OTT KPK tersebut mengangkat dugaan suap terkait proyek ijon di lingkungan Pemkab Bekasi. Dari operasi itu, KPK mengamankan 10 orang dan akhirnya menetapkan tiga tersangka, termasuk Ade Kuswara, ayahnya H. Kunang, dan seorang pengusaha H. Sarjan.
Kasus ini menjadi sorotan publik dan mengundang analisis mengenai konsistensi sikap politik serta integritas para pejabat di tingkat daerah.
Artikel Terkait
Prabowo Ingin Bahasa Asing Diajarkan Sejak Kelas 1 SD, Sebut Ada 7 Bahasa Prioritas
Jokowi Sebut Posisi Duduk Gibran di Sidang Kabinet Sudah Sesuai Aturan dan Minta Publik Tak Berspekulasi
Pemerintah Diminta Tak Abaikan Akar Kerusuhan Agustus 2025: Pengamat Sebut Stabilitas Bukan Hanya Soal Bayang-Bayang Jokowi
Wartawan Parlemen Kecam Benny Harman soal Ucapan Otak Kamu Ada Gak, Minta Maaf atau Dilaporkan ke MKD