Ahok Ledek Wacana Pilkada DPRD: "Mengambil Hak Rakyat! Sistem Ini Memang Dibuat untuk Curang!"
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, kembali menyoroti wacana pengembalian pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Dalam podcast Curhat Bang dari Denny Sumargo, Ahok menegaskan bahwa wacana tersebut merupakan langkah mundur dan bentuk perampasan hak konstitusional rakyat.
Ahok secara tegas menyatakan, "Makanya ketika orang memaksakan harus kembali ke DPRD, ini kan pertama mengambil hak rakyat." Pernyataannya ini menanggapi gagasan sejumlah pihak yang menginginkan kepala daerah dipilih oleh anggota DPRD, bukan secara langsung oleh masyarakat.
Ahok Beberkan Praktik Transaksi Politik di Balik Pilkada DPRD
Ahok mengungkapkan, model pemilihan melalui DPRD di masa lalu identik dengan praktik politik uang, lobi tertutup, dan transaksi suara. Ia menyebut pengalaman tersebut sebagai bukti bahwa pemilihan seperti itu tidak mencerminkan aspirasi publik, melainkan kehendak elite yang memiliki modal.
"Di DPRD itu semua bisa diatur!" ujarnya, menggambarkan kerentanan sistem lama terhadap manipulasi.
Artikel Terkait
6 Versi Ijazah Jokowi Menurut Dokter Tifa, Termasuk dari Polda Metro Jaya
Pilkada DPRD: PKS Pilih Kekuasaan atau Koalisi dengan PDIP untuk Pemilu 2029?
Prabowo Kritik Elit Politik Hanya Bisa Nyinyir, Resmi Umumkan Swasembada Pangan 2025
Retret Kabinet Prabowo di Hambalang: Evaluasi Kinerja dan Uji Soliditas Jelang 2026