Akui Ata Palla, kendala yang dihadapi saat kegiatan perekaman e-KTP selain keterbatasan alat, juga keterbatasan staf baik dari KPU maupun Dinas Teknis. Pihaknya meminta hari kerja satu hari dua titik tapi karena terbatasnya alat dan tenaga, maka patokannya di hari Senin sampai Jumat satu titik.
Baca Juga: Anak Muda Lewolotok Galang Donasi Bagi Korban Erupsi Gunung Lewotobi Flores Timur
"Jadi di hari Sabtu kita gunakan dua alat dibantu tenaga sekalian kegiatannya di dua kecamatan," ungkap dia.
Tambah Ata Palla, pihaknya menargetkan perekaman e-KTP untuk 3.216 orang dalam DPT di 12 Kecamatan selesai pada minggu ketiga dan keempat.
"Kita fokus perekaman e-KTP dan kita pastikan dalam bulan ini warga yang belum punya e-KTP di dua belas sudah bisa terakomodir," ucap dia.
"Kalau pun masih ada tersisa kita akan lihat dari ketersediaan anggaran yang ada dan kita jadwalkan ulang dan berupaya gandeng Disdukcapil untuk perekaman e-KTP bagi warga yang yang belum memiliki," tambah Ata Palla. (Yan Manek)
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: ntthits.com
Artikel Terkait
Pilkada Tidak Langsung vs Suara Rakyat: Analisis Krisis Partai Politik 2026
Ijazah Jokowi Dipertanyakan: Benarkah Hanya Sarjana Muda, Bukan Sarjana Penuh?
Eggi Sudjana Bantah Minta Maaf ke Jokowi Soal Ijazah: Ini Faktanya
Bahlil Siap Berkorban Demi Swasembada Energi: Tantangan & Dugaan Sabotase Proyek RDMP Balikpapan