Upaya itu dinilai juga untuk mempertahankan kekuasaan yang saat ini dimilikinya.
Melihat upaya tersebut, Hasto menjadi teringat akan sosok Presiden Kedua RI Soeharto yang juga dinilai ingin mempertahankan kekuasaan.
"Nah ini harus kita lihat, mewaspadai bahwa ketika berbagai saripati kecurangan pemilu 1971, yang menurut saya 1971 saja enggak cukup, ditambah 2009, menghasilkan 2024 kendaraan politiknya sama," pungkas Hasto.
Sumber: kompas
Artikel Terkait
Polemik Ijazah Jokowi: Mengapa Isu Ini Terus Jadi Komoditas Politik?
Ijazah Jokowi Pakai Materai Rp100, Sah atau Tidak? Ini Klarifikasi Lengkap PSI
Polemik Ijazah Jokowi: Analisis Dampak Hukum & Peluang Politik Elektoral 2026
Kunjungan Rahasia Eggi Sudjana dan Damai Lubis ke Jokowi Disebut Aib Besar, Ini Fakta Lengkapnya