Jazilul juga mengajak mahasiswa untuk melek sejarah dan menolak pemerintahan yang penuh dengan kolusi, korupsi, dan nepotisme.
Co-Captain (wakil kapten) Timnas Amin ini mengimbau generasi muda agar mencari pemimpin yang jauh dari praktik KKN.
"Anak-anak muda hari ini harus baca sejarah, bahwa reformasi lahir untuk menolak agar pemerintah dan kepemimpinan di Indonesia bebas dan bersih dari KKN," kata dia.
"Nah kalo nyari pemimpin, carilah pemimpin yang menerapkan sistem yang adil, yang jauh dari KKN," Jazilul menambahkan.
Baca Juga: Strategi Baru Israel untuk Lumpuhkan Hamas, Kerahkan Air Laut untuk Banjiri Gaza
Ucapan tersebut seolah menyindir capres nomor urut 2 Prabowo Subianto yang terlihat emosional saat debat capres.
Selain itu, Prabowo juga memiliki rekam jejak dituduh sebagai pelanggar HAM berat akibat terlibat kasus penculikan.
Artikel asli: pilihanindonesia.com
Artikel Terkait
Reshuffle Kabinet Prabowo 2026: Analisis Isu Penggantian Menlu Sugiono & Menko PMK Pratikno
Reshuffle Kabinet Jilid 5 Prabowo: Calon Wamenkeu Juda Agung hingga Rotasi Menlu
Kritik Ahli: Pembangunan Infrastruktur Jokowi Masif Tapi Tidak Merata, Ini Analisisnya
Reshuffle Kabinet Prabowo: Juda Agung Calon Wamenkeu, Sugiono Digeser ke Menko PMK?