SBY menegaskan, pada prinsipnya, dirinya menghormati posisi Prabowo sebagai presiden dan sebaliknya.
Namun pada intinya, SBY menegaskan tidak ada dualisme kepemimpinan di Indonesia.
“Saya menghormati beliau, dan beliau hormati saya, dan falsafah saya, di Indonesia hanya ada satu matahari, Pak Prabowo tak boleh ada matahari kembar,” tegas SBY dalam pesannya itu.
Dari pesan tersebut, banyak yang menghubungkan matahari kembar yang dimaksud mengarah ke mantan Presiden sebelumnya, Jokowi Widodo.
Jokowi disebut-sebut masih memengaruhi bahkan dicurigai ada keterlibatan atas kinerja Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini.
👇👇
Prabowo: Kita Berhasil Karena Didukung Oleh Presiden Ke-7, Hidup Jokowi! pic.twitter.com/XRtq4hda6p
NASIHAT BAGUS DARI PAK SBY
JANGAN ADA MATAHARI KEMBAR @prabowo
TEGASLAH PAK pic.twitter.com/b6qHcIJKGC
Sumber: Fajar
Artikel Terkait
Analisis Kontroversi Mens Rea Pandji Pragiwaksono: Tudingan Antek Asing & Reaksi Publik
Strategi PDIP 2026-2029: Analisis Posisi Penyeimbang & Peluang Koalisi dengan Prabowo
Jokowi Pasca Lengser: Analisis Lengkap Mengapa Namanya Masih Muncul dalam Setiap Masalah Nasional
Pertemuan Eggi Sudjana dan Jokowi di Solo: Damai Hari Lubis Klarifikasi Tidak Ada Permintaan Maaf