Tak hanya di tingkat nasional, dinamika ini juga berdampak pada internal PDIP.
Meski secara struktural Megawati masih menjadi pemimpin tertinggi partai, loyalitas kader PDIP kini mulai terbagi.
Sebagian masih setia pada Megawati, tetapi sebagian lainnya lebih memilih mendekati Jokowi yang dianggap memiliki jaringan kekuasaan yang lebih konkret.
Hal ini semakin terlihat dalam gelaran politik daerah, di mana beberapa kader PDIP mulai lebih dekat dengan lingkaran Jokowi daripada mengikuti garis kebijakan DPP PDIP.
Bahkan, muncul wacana bahwa Puan Maharani, putri Megawati, yang selama ini digadang-gadang sebagai penerus, sulit membangun karisma dan pengaruh seperti yang dimiliki Jokowi.
“PDIP sedang menghadapi ujian besar. Jika Jokowi benar-benar keluar dari bayang-bayang Megawati, maka PDIP bisa mengalami perpecahan yang serius,” tambah Huda.
Dalam kondisi ini, Megawati dihadapkan pada dilema besar: apakah ia masih bisa menjadi pengendali utama PDIP atau justru hanya menjadi simbol tanpa kekuatan politik nyata?
Dengan semakin kuatnya pengaruh Jokowi dan melemahnya dominasi Megawati di arena politik, wibawa politik yang selama ini ia bangun berada di persimpangan jalan.
Jokowi telah membuktikan bahwa ia mampu bermain di luar kendali Megawati, bahkan mungkin menjadi penentu arah politik di Indonesia pasca-2024.
Sementara itu, Megawati harus mencari cara untuk mempertahankan relevansi politiknya di tengah perubahan lanskap kekuasaan yang semakin tidak berpihak padanya.
“Politik Indonesia sedang mengalami pergeseran besar. Megawati yang selama ini dikenal sebagai tokoh yang memiliki kendali penuh atas PDIP kini harus menghadapi kenyataan bahwa Jokowi telah melampaui bayangannya.
Dengan atau tanpa restu Megawati, Jokowi telah membangun jalannya sendiri, dan dinamika ini akan menentukan bagaimana peta politik Indonesia ke depan,” pungkasnya.
Sumber: SuaraNasional
Artikel Terkait
Eggi Sudjana Sebut Roy Suryo Belagu: Kronologi Lengkap Kasus Ijazah Jokowi
Kontroversi Kelulusan Jokowi di UGM: Analisis 2 Pernyataan Berbeda Rektor Ova Emilia
Reshuffle Kabinet: Prabowo Ingin Lepas dari Geng Solo dengan Ganti Pratikno?
Reshuffle Kabinet Prabowo 2026: Analisis Isu Penggantian Menlu Sugiono & Menko PMK Pratikno