Pemerintah, kata dia tak punya niat baik menjalankan pemerintahan sesuai nilai agama dan konstitusi.
“Saya tidak melihat ada niat baik. Betul-betul menjalankan negara berdasarkan nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakat. Terutama nilai agama, nilai konstitusi yang diyakini, agar kemudian kita dalam menyelenggarakan negara sesuai dengan harapan bernegara,” imbuhnya.
Padahal, kata Feri, uang yang dikumpulkan di Danantara, bisa digunakan untuk banyak hal. Misalnya di sektor pendidikan.
“Kalau ternyata uang segitu banyak bisa dikumpulkan dengan sedemikian rupa. Menurut saya ya, banyak hal yang bisa dikerjakan,” terangnya.
Ia mencontohkan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang menjadi momok mahasiswa.
“Misalnya tiap tahun ada sumbangan ke kampus-kampus agar kemudian anak-anak tidak mampu bisa bersekolah dengan baik dan tidak diteror UKT,” pungkasnya.
👇👇
Sumber: Fajar
Artikel Terkait
Kontroversi Kelulusan Jokowi di UGM: Analisis 2 Pernyataan Berbeda Rektor Ova Emilia
Reshuffle Kabinet: Prabowo Ingin Lepas dari Geng Solo dengan Ganti Pratikno?
Reshuffle Kabinet Prabowo 2026: Analisis Isu Penggantian Menlu Sugiono & Menko PMK Pratikno
Reshuffle Kabinet Jilid 5 Prabowo: Calon Wamenkeu Juda Agung hingga Rotasi Menlu