"Nama lahir (Purwoko) hanya bertahan beberapa lama, karena sering sakit-sakitan kan digantilah menjadi Mulyono itu," ujarnya.
Namun, nama Mulyono juga tak bertahan lama.
"Mulyono itu berat juga... menurut orang Jawa zaman dulu."
"Berat di tubuh beliau makanya sering sakit, makanya diganti Joko Widodo," kata Dian.
Ia menambahkan, "Satu kata menjadi dua kata. Pertama Purwoko, Mulyono kemudian menjadi Joko Widodo."
Dian Sandi menegaskan cerita soal dua nama awal yang dikaitkan dengan sakit ini dari saudara dekat Jokowi.
"Nama yang dua ini sering sakit. Cerita ini saudara beliau. Saudara dalam arti saudara dekat," jelasnya.
Meski tidak tahu pasti kapan namanya berubah jadi Joko Widodo, Dian menduga itu terjadi sebelum Jokowi masuk Taman Kanak-kanak (TK).
"Saya tidak tahu (tahun pastinya), tapi sebelum masuk TK sih sudah (berubah)."
"Kan dulu beliau itu ada TK loh. Kan beliau masuk TK itu udah Joko Widodo," tutupnya.
👇👇
Sumber: Tribun
Artikel Terkait
Roy Suryo Ungkap Bukti Baru Skripsi Jokowi Palsu: Analisis Foto & Gelar Profesor
Mahfud MD Ungkap Informasi ke Presiden Sering Tak Lengkap, Ini Langkah Prabowo
Analisis Lengkap: Makna Tersembunyi Dukungan Jokowi ke Prabowo-Gibran 2 Periode & Skenario 2029
Partai Demokrat Netral: Fokus Dukung Program Prabowo-Gibran, Tolak Politik Warisan Jokowi