Tren patron seperti itu menurut Fetra masih sangat kental di masyarakat Jatim. Sehingga, kiai dan ulama menjadi sosok yang paling berpengaruh bagi masyarakat wilayah ujung timur Pulau Jawa tersebut.
"Kiai menjadi rujukan bagi masyarkat Jatim karena dalam hal ini kiai diidentikkan sebagai pemimpin bagi khususnya masyarakat Jatim," ucapnya.
Diketahui, dukungan para kiai terhadap Prabowo-Gibran terekam dalam struktur Tim Kampanye Nasional (TKN). Bahkan, Prabowo-Gibran menjadikan Habib Luthfi bin Yahya sebagai ketua pembina TKN.
Baca Juga: Satlantas Polres Bangkalan Amankan Dua Motor Berknalpot Brong
Selain itu, ada juga sosok KH Asep Saifuddin Chalim yang merupakan ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu), Habib Umar Assegaf, KH Misbachul Munir Cholil (Kiai Misbah), Tuan Guru Lalu Muhammad Zaenudin Asani, hingga Hj Mahfudhoh Ali Ubaid. Hal itu menjadi bukti konkret bahwa banyaknya dukungan kiai dan ulama terhadap Prabowo-Gibran di Pilpres 2024 mendatang. (*/par)
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: radarmadura.jawapos.com
Artikel Terkait
Prabowo Subianto: Menteri Serba Salah Turun ke Lokasi Bencana, Datang atau Tidak Selalu Dikritik
Hakim MK Anwar Usman Absen 81 Kali di 2025: Rekor Tertinggi & Surat Peringatan MKMK
Dugaan Pengaruh Jokowi di Institusi Hukum: Analisis Kinerja Kejaksaan Kasus Silfester Matutina
Pilkada Campuran: Potensi Tekan Biaya Politik vs Risiko Oligarki Menurut Prof. Didik J. Rachbini