Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma (Dokter Tifa) bersama tim hukum tengah menyusun hasil penelitian tentang dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo dan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Sosialisasi hasil penelitian mereka, yang telah dibukukan dalam "Jokowi's White Paper", sedang dilakukan ke seluruh Indonesia.
Selain itu, trio yang dikenal sebagai RRT ini juga sedang mempersiapkan penelitian paralel. Mereka berencana merilis buku tentang riwayat pendidikan Wapres Gibran dengan judul "Gibran's Black Paper". Data primer untuk buku ini disebut-sebut telah berhasil dikumpulkan.
Metodologi riset dalam "Gibran's Black Paper" diklaim mencakup analisis dari empat bidang, termasuk analisis hukum yang disiapkan oleh Dr. Refly Harun. Dengan penyajian secara ilmiah, mereka yakin temuan ini dapat menjadi alat dan bukti untuk mendorong proses pemakzulan terhadap Gibran.
Trilogi penelitian ini akan dilengkapi dengan buku ketiga berjudul "Jokowi's Dark Life" yang memuat rekam jejak Jokowi. Ketiga buku ini diharapkan menjadi warisan sejarah yang dapat "memutihkan" sejarah negara Indonesia.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Sebut Kritik Pengamat Ekonomi Sikap Sempit dan Tidak Patriotik
Menkeu Kritik Analisis Ekonomi di TikTok dan YouTube: Kita Nggak Perlu Takut
Refly Harun Duga Tekanan Ijazah Jadi Alasan Rismon Sianipar Ajukan Restorative Justice ke Jokowi
Said Didu Sindir Permintaan Maaf Penggugat Ijazah Jokowi dengan Perumpamaan Intan