Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma (Dokter Tifa) bersama tim hukum tengah menyusun hasil penelitian tentang dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo dan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Sosialisasi hasil penelitian mereka, yang telah dibukukan dalam "Jokowi's White Paper", sedang dilakukan ke seluruh Indonesia.
Selain itu, trio yang dikenal sebagai RRT ini juga sedang mempersiapkan penelitian paralel. Mereka berencana merilis buku tentang riwayat pendidikan Wapres Gibran dengan judul "Gibran's Black Paper". Data primer untuk buku ini disebut-sebut telah berhasil dikumpulkan.
Metodologi riset dalam "Gibran's Black Paper" diklaim mencakup analisis dari empat bidang, termasuk analisis hukum yang disiapkan oleh Dr. Refly Harun. Dengan penyajian secara ilmiah, mereka yakin temuan ini dapat menjadi alat dan bukti untuk mendorong proses pemakzulan terhadap Gibran.
Trilogi penelitian ini akan dilengkapi dengan buku ketiga berjudul "Jokowi's Dark Life" yang memuat rekam jejak Jokowi. Ketiga buku ini diharapkan menjadi warisan sejarah yang dapat "memutihkan" sejarah negara Indonesia.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Dokter Tifa Dukung Prabowo Penuh Hingga 2029, Justru Minta Gibran Dimakzulkan
Hendrajit: Reformasi Jilid II Perlu Evaluasi Mendalam, Bukan Sekadar Ulang Skenario Lama
Tangisan Kepala BGN di Podcast Picu Gelombang Kritik, Warganet Kaitkan dengan Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet
Mantan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dikecam Usai Beri Nama Sarkastis pada Kucing yang Dianggap Hina Prabowo