KPK Diduga Tak Berani Usut Korupsi Kereta Cepat Whoosh, Ini Penyebabnya
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai tidak memiliki keberanian untuk mengusut dugaan korupsi dalam proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh. Penyebabnya, pimpinan KPK saat ini diangkat oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Pernyataan ini disampaikan oleh Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, menanggapi sikap KPK yang saling melempar tanggapan dengan mantan Menko Polhukam Mahfud MD terkait laporan yang masuk.
"KPK tidak punya keberanian untuk mengusut karena Ketua KPK saat ini diangkat oleh Jokowi," ujar Hari seperti dikutip dari laporan RMOL.
Lebih lanjut, Hari menyebutkan bahwa muncul anggapan pimpinan KPK yang diketuai oleh Setyo Budiyanto memiliki utang budi kepada Jokowi. "Sehingga berbagai macam alasan dibuat kelembagaan KPK untuk tidak mengusut kasus Whoosh," pungkasnya.
Artikel Terkait
Reshuffle Kabinet: Prabowo Ingin Lepas dari Geng Solo dengan Ganti Pratikno?
Reshuffle Kabinet Prabowo 2026: Analisis Isu Penggantian Menlu Sugiono & Menko PMK Pratikno
Reshuffle Kabinet Jilid 5 Prabowo: Calon Wamenkeu Juda Agung hingga Rotasi Menlu
Kritik Ahli: Pembangunan Infrastruktur Jokowi Masif Tapi Tidak Merata, Ini Analisisnya