Cerita Andrinof Chaniago Dipecat Jokowi Gegara Pertanyakan Proyek Whoosh
Pertanyaan tentang manfaat ekonomi proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh bagi negara berujung pada pemecatan Andrinof Chaniago dari jabatannya sebagai Menteri Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada tahun 2015.
Andrinof menceritakan pengalaman tersebut dalam podcast yang disiarkan kanal YouTube Lider Channel TV. Ia menyebut momen pemecatannya sebagai hal yang sangat historis baginya.
Ia mengungkapkan bahwa pada tanggal 12 Agustus, hari ia direshuffle, ia justru menerima kunjungan delegasi besar dari tim Whoosh China pada pagi harinya. Ini merupakan kunjungan kedua dari delegasi China, setelah kunjungan duta besar sebelumnya pada tahun 2015.
Andrinof menyadari bahwa proyek Whoosh sulit untuk ditolak karena sudah menjadi pembahasan dalam pertemuan empat mata antara Presiden Jokowi dan Presiden China, Xi Jinping. Materi pembicaraan inilah yang kemudian digunakan oleh delegasi China untuk meyakinkan berbagai kementerian dan lembaga pemerintah di Indonesia.
Sebagai Menteri Bappenas, Andrinof mengklaim telah membuat rencana untuk menghitung ulang pelaksanaan proyek Whoosh. Tujuannya adalah untuk menghindari potensi kerugian negara, baik dari segi risiko investasi maupun lingkungan.
Namun, langkahnya untuk melakukan kajian lebih lanjut justru berakhir dengan pemanggilan ke Istana pada malam harinya. Ia kemudian menerima keputusan pemecatan dari Jokowi, yang mengakhiri masa jabatannya yang belum genap setahun.
Sumber: rmol.id
Artikel Terkait
Kuasa Hukum Larang Roy Suryo Layani Tantangan Debat Rismon Sianipar
Aktivis Ungkap Detil Pertemuan dengan Rismon Sianipar Soal Dokumen Skripsi Jokowi
Presiden Prabowo Sebut Kritik Pengamat Ekonomi Sikap Sempit dan Tidak Patriotik
Menkeu Kritik Analisis Ekonomi di TikTok dan YouTube: Kita Nggak Perlu Takut