Kinerja Kuartal III 2025 META: Pendapatan Rp216 Miliar, Sektor Tol Jadi Kontributor Utama
PT Nusantara Infrastructure Tbk (META), emiten Grup Salim, mengumumkan pencapaian kinerja keuangan hingga kuartal III tahun 2025. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp216 miliar, dengan EBITDA mencapai Rp58,8 miliar.
Menurut Head of Corporate Communication Nusantara Infrastructure, Indah DP Pertiwi, capaian ini menunjukkan konsistensi dan ketahanan operasional sebagai faktor kunci dalam menjaga kinerja perseroan di tengah dinamika ekonomi. Fokus perusahaan adalah pada keseimbangan antara profitabilitas, keberlanjutan, dan inovasi untuk membangun fondasi jangka panjang yang kuat.
Sektor Jalan Tol Jadi Penyumbang Terbesar
Kinerja laba inti terbesar datang dari sektor jalan tol melalui anak usahanya, PT Marga Utama Nusantara (MUN), yang tumbuh pesat sebesar 71,7 persen. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan lalu lintas (trafik) dan kontribusi dari investasi di PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT).
Pencapaian positif ini berkontribusi pada peningkatan arus kas bersih sebesar Rp26,19 miliar, yang terutama disokong oleh penerimaan dividen dari MUN sebesar Rp53,80 miliar.
Kondisi Keuangan dan Aset Perusahaan
Hingga 30 September 2025, total aset META tercatat tumbuh 0,7 persen year-on-year (YoY) menjadi Rp4,64 triliun. Sementara itu, total liabilitas turun menjadi Rp523,88 miliar dari posisi sebelumnya Rp574,81 miliar. Ekuitas perseroan juga mengalami peningkatan menjadi Rp4,12 triliun.
Performa Sektor Lain: Air dan Energi
Sektor air menunjukkan tren positif dengan kenaikan volume penjualan sebesar 3,6 persen. Peningkatan ini didukung oleh ekspansi area penjualan baru di Serang dan penyesuaian tarif di Medan.
Di sisi lain, sektor energi mengalami koreksi sebesar 7,9 persen YoY. Penurunan ini dipengaruhi oleh tingginya curah hujan di Pontianak yang mengganggu distribusi, serta beberapa penyesuaian teknis operasional. Meski demikian, pengendalian biaya operasional yang efektif berhasil membantu menjaga stabilitas EBITDA Grup.
Rasio Keuangan yang Sehat
Analisis rasio covenant keuangan META menunjukkan posisi yang sehat. Current ratio sebesar 1,90x mengindikasikan aset lancar yang cukup untuk menutupi kewajiban lancar. Sementara debt to equity ratio sebesar 0,13x mencerminkan struktur modal yang konservatif.
Prospek dan Proyek Masa Depan
Ke depan, perseroan menyatakan optimisme terhadap prospek bisnisnya. Saat ini, META sedang mempersiapkan Proyek Jalan Tol JORR-E Cikunir-Ulujami sepanjang 21 km dengan total investasi sebesar Rp21 triliun. Proyek strategis ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah dan membantu mengurai kemacetan di area tersebut.
Artikel Terkait
Kredit Perumahan Mandek, Menteri Keuangan Khawatirkan Daya Beli Masyarakat
Bursa Asia Anjlok: Penyebab, Dampak ke Indonesia, dan Prediksi ke Depan
Analisis IHSG Hari Ini: Proyeksi 8.150-8.350 Dipicu Data Ekonomi Q3 2025 & Rebalancing MSCI
Semangat Cokroaminoto & Program Koperasi Desa Merah Putih: Strategi Menkop Ferry Bangun Ekonomi Umat