KPK Dalami Aliran Dana Korupsi Iklan Bank bjb ke Lingkaran Ridwan Kamil
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih aktif menelusuri aliran dana dugaan korupsi dalam pengadaan iklan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (bank bjb). Investigasi ini menyasar kemungkinan aliran dana tersebut mengalir ke orang-orang dekat mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Fokus Penyidikan KPK: Dari Hukum hingga Dana Non-Budgeter
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa penyidikan tidak hanya berfokus pada tindak pidana dalam proses pengadaan iklan. KPK juga mendalami dugaan setting nonprosedural dalam pengadaan barang dan jasa di bank bjb.
Lebih lanjut, Budi menyatakan, KPK juga menyusuri ke mana saja dana non-budgeter yang bersumber dari sisa anggaran pengadaan iklan yang tidak digunakan ini merembes. Merembesnya ini ke mana saja. Berhenti pada siapa atau apa. Apakah mengalir untuk pihak-pihak lainnya, atau juga dialihkan untuk aset, misalnya,
ujarnya pada Minggu, 4 Januari 2026.
Ridwan Kamil Diperiksa dan Barang Bukti Disita
Sebelumnya, Ridwan Kamil telah menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Gedung Merah Putih KPK selama kurang lebih 6 jam pada Selasa, 2 Desember 2025. Langkah penyidikan telah dimulai lebih awal dengan penggeledahan.
Artikel Terkait
KPK Didesak Usut Transaksi Mencurigakan Rp349 Triliun di Kemenkeu Era Sri Mulyani
KPK Segera Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024, Kerugian Negara Capai Rp1 Triliun
Bripka AS Tersangka Pembunuh Mahasiswi UMM: Motif, Modus, dan Ancaman Hukuman Mati
Luhut Binsar Pandjaitan Didesak Diperiksa Soal PT Toba Pulp Lestari, Dituding Picu Banjir Sumut