PARADAPOS.COM - Festival Imlek Nasional 2026 resmi dibuka di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, dengan menawarkan layanan cek kesehatan gratis yang komprehensif sebagai salah satu daya tarik utamanya. Acara yang berlangsung dari 22 Februari hingga 1 Maret ini tidak hanya menyajikan perayaan budaya, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan masyarakat dengan pemeriksaan medis mendalam, termasuk USG payudara dan serviks.
Layanan Kesehatan yang Komprehensif
Berbeda dengan layanan kesehatan umum di acara publik, fasilitas yang disediakan panitia dirancang untuk pemeriksaan yang lebih mendalam. Irine, salah satu perwakilan penyelenggara, menekankan kualitas layanan tersebut di tengah keriuhan pembukaan festival.
"Itu cek kesehatan gratis bukan ala-ala. Di sana sampai USG payudara, kemudian pengecekan serviks juga ada. Jadi bukan hanya yang surface-surface level saja," jelasnya di Lapangan Banteng, Jakarta, Minggu (22/2/2026).
Layanan ini dibuka untuk pendaftaran setiap hari antara pukul 15.00 hingga 16.00 WIB, dengan pemeriksaan berlanjut hingga pukul 21.00 WIB. Dengan kapasitas hingga 100 orang per hari, masyarakat dapat mengakses setidaknya 17 jenis pemeriksaan berbeda secara cuma-cuma.
Ragam Hiburan dan Puncak Acara
Di luar layanan kesehatan, festival yang bisa diakses gratis mulai pukul 15.00 hingga 19.00 WIB ini juga memanjakan pengunjung dengan beragam hiburan. Panitia menyuguhkan pemutaran film Indonesia, menciptakan ruang bioskop terbuka yang meriah.
Irine menambahkan, "Ada dua film Indonesia, mungkin teman-teman melihat di sini ada Jumbo. Di sebelah sana ada dua film yang akan rilis di lebaran tahun ini. Ada Nawila untuk anak-anak, sama film animasi Pelangi di Mars."
Rangkaian acara selama seminggu penuh memang padat. Pengunjung dapat menjelajahi Festival Lentera, Pasar Kuliner, area Seni & Kreatif, serta Museum Terbuka yang mengangkat tema akulturasi budaya Tionghoa. Berbagai instalasi dari film-film yang diputar juga turut memeriahkan lokasi.
Puncak Perayaan dengan Makna Persatuan
Gelaran festival akan mencapai klimaksnya pada 28 Februari 2026. Puncak acara ini dijanjikan akan menampilkan spektakel budaya yang mengesankan, seperti atraksi barongsai dan liong massal, diiringi pertunjukan musik serta tari tradisional.
Penampilan sejumlah seniman nasional juga akan menghiasi malam puncak. Seluruh rangkaian ini tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga dimaknai sebagai simbol harmoni dan persatuan bangsa dalam keberagaman, menutup perayaan Imlek dengan pesan kebersamaan yang mendalam.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Penarikan Brimob dari Urusan Langsung dengan Masyarakat
KAI Buka Pemesanan Tiket Mudik Lebaran 2026 dengan Diskon 30%
Presiden Prabowo Tuntaskan Kunjungan AS dengan Perjanjian Dagang Bersejarah Senilai Rp600 Triliun
Propam Polda Sulsel Selidiki Kematian Bripda Diduga Dianiaya di Asrama