Iran Balas Serangan AS-Israel dengan Rudal, Bangunan di Israel Hancur

- Sabtu, 28 Februari 2026 | 23:25 WIB
Iran Balas Serangan AS-Israel dengan Rudal, Bangunan di Israel Hancur
Iran Balas Serangan AS-Israel dengan Rudal, Bangunan di Israel Hancur

PARADAPOS.COM - Iran melancarkan serangan rudal skala besar ke wilayah Israel dan sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah pada Sabtu (28/2/2025). Serangan balasan ini terjadi menyusul serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran lebih awal di hari yang sama. Salah satu rudal dilaporkan menghantam sebuah bangunan di Kota Bnei Brak, dekat Tel Aviv, yang mengakibatkan korban luka-luka. Situasi di lapangan masih berkembang di tengah sensor ketat informasi yang diberlakukan oleh otoritas Israel.

Laporan Media dan Sensor Ketat

Media-media Israel, termasuk surat kabar Yedioth Ahronoth dan stasiun televisi Channel 12, melaporkan adanya sejumlah korban luka dalam serangan tersebut. Namun, detail lebih lanjut mengenai dampak serangan, termasuk jumlah korban jiwa dan kerusakan, sulit diperoleh. Pemerintah Israel diketahui memberlakukan sensor ketat terkait informasi semacam ini, terutama sejak konflik pada Juni 2025. Kebijakan ini melarang media untuk mengungkap data rinci dan bahkan membatasi aktivitas peliputan jurnalis di lokasi kejadian.

Sebelum serangan terjadi, militer Israel telah memperingatkan warga tentang ancaman serangan udara. Sirene peringatan terdengar di berbagai daerah, khususnya di Israel tengah dan selatan, yang menjadi tanda bagi penduduk untuk segera mencari perlindungan di tempat-tempat aman.

Eskalasi yang Cepat dan Klaim dari Tehran

Eskalasi ini berawal dari serangan gabungan AS dan Israel terhadap target-target di Iran pada Sabtu pagi. Kedua negara sekutu itu menyatakan serangan tersebut sebagai upaya untuk menetralisir ancaman yang dinilai berasal dari rezim Iran.

Iran tidak tinggal diam. Mereka membalas dengan meluncurkan rudal dan drone yang menargetkan tidak hanya wilayah Israel, tetapi juga fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah. Klaim yang disampaikan oleh pihak Iran jauh lebih luas.

"Selain pusat-pusat militer dan keamanan vital rezim Zionis, serangan dilakukan terhadap 14 pangkalan penting AS di wilayah tersebut, dan ratusan orang dari pasukan agresor AS dan pasukan rezim (Israel) tewas," ungkap seorang juru bicara Markas Besar Khatmul Anbiya.

Klaim mengenai korban jiwa dalam jumlah besar dari pihak AS dan Israel ini belum dapat dikonfirmasi secara independen dan belum mendapatkan tanggapan resmi dari Washington maupun Jerusalem. Situasi di lapangan masih menunjukkan ketegangan tinggi, dengan dunia internasional memantau perkembangan untuk mencegah konflik yang lebih luas.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar