PARADAPOS.COM - Militer Iran kembali melakukan serangan rudal ke sejumlah wilayah di Israel, Selasa (24/5/2025) pagi waktu setempat.
Dari berbagai sumber yang dikutip, rudal-rudal itu mengarah ke Kota Haifa, Gurun Negev (Situs Nuklir Dimona) hingga Pangkalan Udara Nevatim.
Belum diketahui berapa rudal yang ditembakkan Iran kali ini, termasuk tingkat keberhasilannya.
Namun, warga di Haifa mendengar suara ledakan kuat.
Suara ledakan juga terdengar di sekitar Pangkalan Militer Nevatim.
Belum ada keterangan resmi dari pihak Iran maupun Israel.
Terlepas hasil serangan terbaru Iran, fakta ini membantah klaim Presiden AS Donald Trump yang sebelumnya mengumumkan Israel dan Iran telah mencapai kesepakatan untuk gencatan senjata pada Senin (23/6/2025) malam waktu setempat.
Penguman tersebut disampaikan melalui media sosial.
Pernyataan Trump dibantah Menteri Luar Negeri Iran Abbas Aragchi.
Abbas menyatakan operasi militer Angkatan Bersenjata Iran untuk menghukum agresi Israel berlangsung hingga menit terakhir.
Ia juga mengungkapkan terima kasihnya bersama rakyat Iran kepada Angkatan Bersenjata yang gagah berani dan terus bersiaga untuk mempertahankan negaranya hingga tetes darah penghabisan.
"Operasi militer Angkatan Bersenjata kami untuk menghukum Israel atas agresinya berlangsung hingga menit terakhir pukul 4 pagi," tulis Aragchi dilansir dari Aljazeera, Selasa (24/6/2025).
Bersama dengan seluruh rakyat Iran, saya berterima kasih atas Angkatan Bersenjata kita yang gagah berani dan terus bersiaga untuk mempertahankan negeri tercinta kita hingga tetes darah penghabisan dan membalas setiap serangan musuh hingga menit terakhir," lanjut dia
Sumber: Tribunnews
Artikel Terkait
AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata, Perundingan Ulang Aturan Pelayaran Selat Hormuz Segera Digelar di Doha
Iran Klaim Serang Delapan Instalasi Militer AS di Kuwait dan Bahrain sebagai Balasan
Gempa Kembar Guncang Venezuela, 920 Tewas dan Lebih dari 50.000 Orang Hilang
Gempa Kembar Magnitudo 7,2 dan 7,5 Guncang Venezuela, Bangunan Runtuh dan Warga Panik