Jalan Lintas Provinsi Sumsel Putus Akibat Banjir, Kendaraan Dialihkan ke Jalur Alternatif
Banjir di Desa Seleman Ulu, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, menyebabkan putusnya jalan lintas Provinsi Sumatera Selatan. Kejadian ini memicu penutupan jalan utama dan pengalihan arus lalu lintas ke jalur alternatif.
Patroli dan Pengaturan Lalu Lintas oleh Polsek Muara Pinang
Menanggapi kondisi tersebut, Polsek Muara Pinang langsung melakukan patroli cipta kondisi dan pengaturan lalu lintas. Kapolsek Muara Pinang, AKP Dwi Sapriadi, menjelaskan bahwa patroli ini bertujuan menjaga kelancaran dan keamanan pengendara.
"Personel kami terus memantau dan mengatur arus lalu lintas untuk mencegah kemacetan dan kecelakaan. Hingga saat ini, situasi di jalur alternatif terpantau aman dan kondusif," ujar AKP Dwi.
Jalur Alternatif untuk Kendaraan
Kendaraan dari arah Pagaralam menuju Kepahiang, dan sebaliknya, kini dialihkan melalui jalan irigasi lintang kiri. Jalur ini ditetapkan sebagai rute sementara menggantikan jalan utama yang terendam banjir.
Solusi Jangka Panjang: Pembangunan Jembatan Belly
Sebagai solusi permanen, Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sumsel telah memulai pembangunan Jembatan Belly. Proses percepatan pemulihan akses jalan utama ditandai dengan perakitan rangka jembatan yang sudah berjalan.
Kondisi Terkini Muara Pinang
Secara keseluruhan, situasi di Kecamatan Muara Pinang dilaporkan aman dan terkendali. Polsek Muara Pinang berkoordinasi dengan instansi terkait untuk terus memantau perkembangan hingga jalan utama dapat beroperasi normal kembali.
Artikel Terkait
Isu Pemakzulan Prabowo-Gibran Menguat di Tengah Krisis Kepercayaan dan Ketahanan Pangan
200 Ribu Buruh dari Enam Provinsi Siap Padati Monas pada May Day 2026, Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Anggota TNI AL Gebrak Ambulans yang Hendak Jemput Pasien Kritis di Surabaya, Minta Maaf Usai Viral
Anggaran Sepatu Sekolah Rp27,5 Miliar Dikritik, Mensos Buka Suara