Intel Kodim Walk Out di Gelar Perkara Narkoba: Kronologi Lengkap & Update Terbaru 2025

- Senin, 24 November 2025 | 17:00 WIB
Intel Kodim Walk Out di Gelar Perkara Narkoba: Kronologi Lengkap & Update Terbaru 2025
Intel Kodim Walk Out di Gelar Perkara Narkoba: Kronologi Lengkap dan Update Terbaru - PARADAPOS.COM

Intel Kodim Walk Out di Gelar Perkara Narkoba: Kronologi Lengkap dan Update Terbaru

PARADAPOS.COM - Penanganan enam terduga pelaku penyalahgunaan narkoba yang ditangkap Unit Intel Kodim 0912/Kutai Barat pada 20 November 2025 memicu perhatian publik. Peristiwa ini menjadi sorotan setelah muncul informasi adanya aksi walk out oleh sejumlah anggota Intel Kodim saat gelar perkara digelar di Polres Kubar.

Insiden tersebut menandai memanasnya dinamika antara aparat TNI dan kepolisian dalam penanganan kasus narkotika di wilayah Kutai Barat. Aksi walk out itu diduga kuat terjadi karena ketidakpuasan personel Kodim terhadap jalannya proses gelar perkara.

Barang Bukti dan Awal Mula Polemik

Dari hasil penangkapan, Unit Intel Kodim telah mengamankan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 17,61 gram. Tidak hanya itu, hasil tes urine keenam terduga pelaku juga menunjukkan hasil positif narkoba.

Namun, informasi dari sumber internal kepolisian yang enggan diungkapkan namanya menyebut Polres Kubar menolak melanjutkan kasus ke tahap penyidikan. Alasannya, terdapat cacat formil dan materiil terkait prosedur penangkapan yang dilakukan.

Kronologi Walk Out dan Tuduhan Rekayasa BAP

Di sisi lain, versi kronologis yang beredar dari pihak Kodim menunjukkan kekesalan atas arah proses gelar perkara. Mereka menilai ada dugaan rekayasa Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang berpotensi meringankan bahkan melepaskan para pelaku.

Salah satu pernyataan yang memicu ketegangan adalah anggapan bahwa barang bukti sabu yang diamankan hanyalah tawas. Tuduhan semacam ini dianggap melecehkan institusi Kodim 0912/KBR.

Polres juga disebut-sebut sempat meragukan asal barang bukti dan mengarahkannya seolah datang dari anggota Kodim, bukan dari para pelaku. Situasi inilah yang membuat beberapa personel Intel Kodim memilih meninggalkan ruangan gelar perkara karena menilai proses hukum tidak berjalan sesuai fakta lapangan.

Pelimpahan Kasus ke BNNP Kaltim

Meski sempat diwarnai dinamika panas, Polres Kubar akhirnya memastikan bahwa perkara ini tetap berjalan. Wakapolres Kubar, Kompol Subari, menyampaikan bahwa enam terduga pelaku telah diserahkan ke Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Timur.

Pelimpahan ini dilakukan untuk menjalani asesmen serta proses rehabilitasi, mengingat hasil pemeriksaan urine para pelaku menunjukkan penggunaan narkoba. Dengan dilimpahkannya kasus ke BNNP Kaltim, proses hukum kini berada di tangan lembaga yang memiliki kewenangan khusus dalam penanganan narkotika.

Himbauan untuk Sinergi Aparat

Langkah ini diharapkan dapat meredam ketegangan dan memastikan bahwa seluruh prosedur berjalan objektif dan sesuai aturan. Publik pun menunggu hasil asesmen dan tindak lanjut dari BNNP untuk mengetahui bagaimana nasib enam pelaku ini ke depannya.

Meski polemik antara dua aparat sempat mencuat, fokus utama tetap tertuju pada penuntasan perkara narkotika serta proses penegakan hukum yang transparan. Masyarakat berharap kejadian serupa tidak terulang dan sinergi aparat dapat kembali menguat demi pemberantasan narkoba di kawasan Kutai Barat.

Editor: Clara Salsabila

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar