Update Banjir Agam 2025: 2.828 Warga Masih Terisolasi, Ini Daftar Lokasi & Perkembangan Terbaru

- Selasa, 09 Desember 2025 | 02:25 WIB
Update Banjir Agam 2025: 2.828 Warga Masih Terisolasi, Ini Daftar Lokasi & Perkembangan Terbaru
Update Banjir Agam: 2.828 Warga Masih Terisolasi, Akses Jalan Mulai Dipulihkan

Update Banjir Agam: 2.828 Warga Masih Terisolasi 11 Hari Pasca Bencana

Sebanyak 2.828 warga di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, masih dalam kondisi terisolasi hingga Senin (8/12/2025) malam, atau 11 hari setelah bencana banjir bandang dan longsor melanda. Pemerintah setempat kini fokus mempercepat pembukaan jalur dan distribusi bantuan logistik ke lokasi-lokasi yang terputus aksesnya.

Data Terkini Korban Terdampak Banjir Agam

Berdasarkan data Pemkab Agam per 8 Desember 2025, total jiwa yang terdampak bencana ini mencapai 18.297 orang. Prioritas utama saat ini adalah membuka akses transportasi dan menyalurkan bantuan ke kantong-kantong warga yang belum terjangkau.

Peta Sebaran Warga Terisolasi di 5 Kecamatan

Warga yang terisolasi tersebar di lima kecamatan, yaitu:

  • Palupuh: Situasi kritis di Nagari Pagadih, Jorong Pagadih Hilia, dan Tigo Kampung. Akses jalan masih terputus total oleh material longsor.
  • Matur: Seluruh jorong di Nagari Sipinang dan Jorong Pabatungan (Nagari Lawang) masih terisolasi penuh.
  • Palembayan: Hampir semua jorong di Nagari IV Koto Palembayan (kecuali Jorong Lambeh) masih sulit dijangkau.
  • Malalak: Akses mulai pulih secara terbatas. Jalur menuju Campago, Sigiran, Koto Andaleh, dan Limo Badak di Nagari Malalak Utara sudah bisa dilalui roda dua.
  • Tanjung Raya: Ratusan jiwa di Nagari Paninjauan (Jorong Simpang Dingin) dan Nagari Maninjau masih menghadapi kendala akses berat.

Perkembangan Pemulihan Akses Jalan di Agam

Meski tantangan masih besar, terdapat perkembangan positif dalam pemulihan infrastruktur:

  • Kecamatan Palembayan: Jorong Silungkang, Tantamn (Nagari IV Koto), serta sejumlah jorong di Nagari Sungai Puar dan Baringin sudah dapat dilalui kendaraan roda dua dan empat.
  • Kecamatan Malalak: Akses terbatas kendaraan roda dua telah dimanfaatkan untuk distribusi bantuan.

Pemulihan akses ini menjadi kunci untuk menurunkan angka warga terisolasi dan memperlancar distribusi bantuan logistik serta evakuasi.

Pernyataan Bupati Agam dan Upaya Tim Gabungan

Bupati Agam, H. Benni Warlis, menegaskan bahwa prioritas utama adalah memangkas jumlah warga yang masih terisolasi. "Kami mengerahkan alat berat secara masif di titik-titik kritis seperti Jorong Pagadih Hilia dan Tigo Kampung di Palupuh," ujarnya.

Upaya pembukaan jalan yang terputus akibat ambles dan longsor dikebut oleh tim gabungan yang melibatkan TNI, Polri, Basarnas, dan relawan lokal. Pemkab Agam juga mengimbau warga di daerah yang sudah terjangkau untuk tetap waspada mengingat status tanggap darurat bencana masih berlaku.

Dengan percepatan pembukaan akses dan kolaborasi semua pihak, pemerintah berharap jumlah warga terisolasi segera berkurang dan semua korban terdampak segera mendapatkan bantuan yang diperlukan.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar