Eggi Sudjana Sebut Pertemuan dengan Jokowi Ibarat Musa dan Firaun, Peluang Restorative Justice Terbuka
Polemik pertemuan Eggi Sudjana dengan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) kembali mencuat. Refly Harun mengungkap isi pesan WhatsApp dari Eggi yang menyebut kunjungannya ke rumah Jokowi dilandasi alasan ideologis dan religius, bukan kepentingan pribadi atau tekanan politik.
Dalam pesan yang dibacakan Refly Harun di acara talkshow televisi nasional, Eggi Sudjana yang merupakan tersangka terkait tudingan ijazah palsu Jokowi, menegaskan dirinya datang setelah menerima imbauan banyak pihak yang selama empat bulan sebelumnya selalu ia tolak.
Alasan Ideologis: Kisah Nabi Musa dan Firaun
Eggi Sudjana mengaitkan keputusannya bertemu Jokowi dengan perenungan atas Al-Qur’an Surah Taha ayat 41–46. Ayat tersebut berisi perintah Allah kepada Nabi Musa dan Nabi Harun untuk mendatangi Firaun dengan sikap lemah lembut.
"Itulah alasan ideologis saya mau berkunjung ke JKW. Bagi yang tidak percaya, no problem," tulis Eggi dalam pesan WA tersebut, seperti dibacakan Refly.
Respons Kritis dari Rekan Sesama Pengacara
Pernyataan Eggi Sudjana itu menuai respons kritis dari Razman Arif Nasution, rekan sesama pengacara yang mengaku telah empat tahun bersama Eggi. Razman menyatakan kebingungannya dengan analogi yang digunakan.
"Datang bersilaturahmi, tapi yang ditemui dianalogikan seperti Firaun dalam Surah Taha. Itu yang membuat saya bingung," ujar Razman.
Razman menegaskan tidak yakin pertemuan itu benar-benar berangkat dari perbandingan ideologis. Ia juga mengingatkan Eggi agar tidak memperpanjang polemik yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum baru.
Artikel Terkait
Panic Kit Dharma Pongrekun: Panduan Lengkap Siapkan Perlengkapan Darurat untuk 7 Hari
Pelecehan Seksual di Pengungsian Banjir Sumatera: Fakta & Solusi Pencegahan
Demo Ojek Online 2026 di Monas: 1.541 Personel Amankan Aksi Tanpa Senjata Api
Indonesia Stop Impor Solar 2026: Dampak, Target, dan Akhir Antrean Panjang di SPBU