Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh: Solusi Terbaik Pemerintah Menurut AHY

- Selasa, 20 Januari 2026 | 23:50 WIB
Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh: Solusi Terbaik Pemerintah Menurut AHY

"Kita terlebih dahulu harus fokus pada restrukturisasi keuangan karena ini juga berkaitan dengan pihak Tiongkok dan keamanan fiskal dari perusahaan-perusahaan yang ada di proyek tersebut," jelasnya.

Koordinasi dengan Semua Pemangku Kepentingan

Proses koordinasi untuk menyelesaikan utang Whoosh melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Mulai dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan, Danareksa, hingga PT KAI sebagai salah satu pemegang saham di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

Dibentuk Komite Nasional Kereta Cepat

Sebagai langkah konkret, pemerintah memutuskan untuk membentuk Komite Nasional Kereta Cepat. Tugas komite ini tidak hanya menangani proses restrukturisasi keuangan KCJB, tetapi juga mengkaji rencana ekspansi proyek kereta cepat hingga rute Jakarta–Surabaya.

Proyek Kereta Cepat Whoosh diketahui dibangun dengan biaya mencapai 7,2 miliar Dolar AS atau setara lebih dari Rp118 triliun. Sebagian besar pendanaan proyek ini berasal dari pinjaman China Development Bank.

Halaman:

Komentar