Subsidi BBM dan Listrik Bakal Gunakan Face Recognition, Ini Tujuannya
Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono mengumumkan bahwa penyaluran subsidi BBM hingga listrik akan menggunakan teknologi face recognition. Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran.
Pengumpulan Data Biometrik untuk Subsidi
Pemerintah saat ini sedang melakukan penyesuaian dan pengumpulan data penerima subsidi menggunakan teknologi pengenalan wajah. Proses ini melibatkan kerjasama antara Kementerian Sosial, Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), serta Kementerian Komunikasi dan Digital.
Uji Coba Teknologi Face Recognition di Banyuwangi
Agus mengungkapkan bahwa saat ini sedang dilakukan percobaan penerapan sistem face recognition di Banyuwangi. Uji coba ini menjadi langkah awal implementasi teknologi biometrik dalam penyaluran berbagai bantuan pemerintah.
Perluasan Penggunaan Face Recognition untuk Bansos
Teknologi face recognition tidak hanya akan digunakan untuk subsidi BBM dan listrik, tetapi juga akan dimanfaatkan untuk menyalurkan bantuan sosial lainnya. Mulai dari bantuan pangan hingga subsidi upah akan menggunakan sistem verifikasi biometrik ini.
Peningkatan Alokasi Anggaran Bantuan Sosial
Meskipun penyaluran subsidi diperketat dengan teknologi face recognition, Agus menegaskan bahwa alokasi bantuan pemerintah untuk masyarakat kurang mampu justru meningkat secara kumulatif. Pemerintah juga berencana menambah anggaran untuk berbagai program sosial tahun depan.
Program Sosial yang Akan Diperluas
Beberapa program sosial yang akan mendapatkan peningkatan anggaran meliputi Sekolah Rakyat, bantuan sosial (bansos), program pemberdayaan masyarakat, dan berbagai inisiatif lainnya untuk mendukung masyarakat kurang mampu.
Artikel Terkait
Perundingan Iran-AS 2026: Peluang Besar Pemulihan Ekonomi Teheran di Tengah Negosiasi Pelonggaran Sanksi
Satgas Damai Cartenz Tangkap Anggota KKB HSSBI di Yahukimo
12.000 Pengungsi di Indonesia Hidup dalam Ketidakpastian, UNHCR Soroti Krisis Pengungsian Berkepanjangan
Blok M Jadi Surga Belanja Merchandise K-Pop Murah, Harga Mulai Rp5.000