Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Gaza: Alasan, Dana Rp16,9 T, dan Dukungan Palestina

- Kamis, 22 Januari 2026 | 14:25 WIB
Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Gaza: Alasan, Dana Rp16,9 T, dan Dukungan Palestina

"Keanggotaan itu tidak mengharuskan pembayaran, terutama untuk keanggotaan yang tidak permanen," jelas Nabyl dalam keterangan pers. Status keanggotaan Indonesia saat ini bukan merupakan keanggotaan permanen.

Keselarasan dengan Prinsip Politik Luar Negeri Indonesia

Keterlibatan Indonesia dalam BOP ditegaskan sejalan dengan prinsip politik luar negeri yang bebas dan aktif, serta dukungan konsisten untuk kemerdekaan Palestina. Nabyl menyebutkan bahwa mekanisme ini juga mendapat dukungan dari Dewan Keamanan PBB.

"Ini merupakan upaya ikhtiar yang sejalan dengan prinsip yang kita kedepankan selama ini: mendukung kemerdekaan Palestina, solusi dua negara berdasarkan hukum internasional dan resolusi PBB," sambungnya.

Ia menekankan bahwa partisipasi Indonesia murni berdasarkan mandat kemanusiaan dan komitmen perjuangan Palestina, bukan karena tekanan atau negosiasi politik dengan pihak manapun.

Pengumuman Bersama dengan Negara Sahabat

Keputusan untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza diumumkan secara bersama oleh Menteri Luar Negeri RI bersama dengan tujuh negara sahabat, yaitu Turki, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA). Pernyataan bersama ini menandai langkah diplomasi kolektif untuk mendorong perdamaian di Gaza.

Halaman:

Komentar