PARADAPOS.COM - Komika ternama Marshel Widianto mengungkapkan kondisi kesehatannya yang kini jauh membaik setelah menjalani operasi besar akibat komplikasi penyakit yang sempat mengancam nyawanya. Dalam sebuah pertemuan di Jakarta Selatan, pelawak yang pernah mengalami kesulitan bernapas akut itu menceritakan perjalanan pemulihannya dan perubahan gaya hidup yang ia terapkan pasca-insiden kritis tersebut.
Kronologi Kejadian yang Hampir Berakibat Fatal
Keadaan darurat yang dialami Marshel berawal dari naiknya asam lambung yang terhambat oleh amandel yang membengkak. Situasi ini semakin parah dengan kondisi sinusnya yang menutup saluran pernapasan hidung. Kombinasi gangguan ini sempat membuatnya kesulitan bernapas dan dilanda kepanikan hebat, di mana ia sempat mengira ajal akan menjemput. Berkat penanganan medis yang cepat di rumah sakit, nyawanya berhasil diselamatkan melalui sebuah operasi yang berlangsung selama lima jam.
Perubahan Signifikan Pasca-Operasi
Setelah melewati masa pemulihan, Marshel merasakan perbedaan yang sangat mencolok. Keluhan-keluhan kesehatan yang sebelumnya sangat mengganggu aktivitasnya kini telah berkurang drastis.
“Sekarang sudah enak banget. Secara napas sudah enak banget, secara tidur sudah nggak ngorok sekarang,” tuturnya dengan nada lega.
Ia menjelaskan bahwa kualitas tidurnya meningkat signifikan karena tidak lagi terganggu oleh dengkuran atau kesulitan bernapas. Selain itu, rasa sakit di area wajah akibat sinus, yang kerap muncul terutama saat bepergian pesawat dan memicu migrain hebat, juga sudah jauh berkurang.
Komitmen Baru untuk Menjaga Kesehatan
Pengalaman nyaris meninggal dunia itu menjadi titik balik kesadaran bagi Marshel. Ia kini lebih ketat dalam memperhatikan kondisi tubuhnya dan membuat prioritas hidup yang berbeda. Salah satu bentuk komitmennya adalah dengan membatasi jam kerja untuk memulihkan kesehatan dan menyediakan waktu lebih bagi keluarga.
“Membatasi waktu untuk bekerja. Nggak semuanya gue ambil. Kalau dulu buset dari pagi ke pagi gue ambil. Kalau masih bisa melek, kerja,” tegas Marshel Widianto.
Perubahan pola hidup ini mencerminkan keseriusannya untuk tidak mengulangi tekanan berlebihan yang mungkin berkontribusi pada kondisi kesehatannya sebelumnya. Kini, dengan pernapasan yang lebih lancar dan tubuh yang lebih bugar, Marshel dapat kembali beraktivitas dengan lebih nyaman dan penuh rasa syukur.
Artikel Terkait
Delapan Pendulang Emas Ditemukan Tewas Diserang KKB di Yahukimo, TNI Pastikan Buru Pelaku
Presiden Prabowo Bahas Mekanisme Badan Ekspor dalam Pertemuan Makan Siang di Istana
Kasus Ijazah Jokowi: Sosok AS Dikabarkan Jamin Aktivis Tak Diproses Hukum, Pengamat Soroti Politisasi
Grace Natalie Raup Remunerasi Rp1 Miliar Lebih dari Komisaris MIND ID di Tengah Polemik Upah Buruh