PARADAPOS.COM - Kemenangan tipis 1-0 Persib Bandung atas PSIM Yogyakarta pada pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026 menjadi suntikan moral jelang laga klasik melawan Persija Jakarta. Gol tunggal dalam pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Senin (4/5/2026) sore WIB, membuat Tim Maung Bandung perlahan mendekati puncak klasemen. Gelandang andalan Persib, Thom Haye, menjadi sorotan usai laga karena pernyataannya yang mencerminkan rasa syukur sekaligus evaluasi.
Kemenangan yang Membangun Kepercayaan Diri
Thom Haye tak menutupi rasa puasnya. Di Bandung, Selasa (5/5/2026), ia menyebut hasil akhir menjadi prioritas utama. “Kemenangan lawan PSIM adalah yang terpenting dan saya merasa senang,” ujarnya.
Namun, di balik rasa syukur itu, gelandang Timnas Indonesia tersebut mengakui ada sedikit kekecewaan. Ia menilai Persib seharusnya bisa menutup laga dengan skor yang lebih besar. Peluang demi peluang tercipta, tetapi penyelesaian akhir masih perlu diasah.
Evaluasi di Balik Tiga Poin
Meski membawa pulang tiga poin, permainan Persib belum sepenuhnya mulus. Sepanjang 90 menit, tekanan terus dilancarkan ke pertahanan PSIM, namun efektivitas di depan gawang masih menjadi pekerjaan rumah. Atmosfer di stadion cukup panas, dengan suporter yang terus bernyanyi memberi dukungan penuh.
Thom Haye sendiri menjadi motor serangan. Gerakannya di lini tengah cukup merepotkan lawan. Ia beberapa kali mengirim umpan terobosan yang hampir berbuah gol. Sayang, ketajaman lini depan belum maksimal.
Modal Berharga Hadapi Persija
Kemenangan ini jelas menjadi bekal penting. Laga melawan Persija Jakarta selalu memiliki tensi tinggi, baik secara emosional maupun taktik. Persib butuh kepercayaan diri penuh, dan hasil positif lawan PSIM bisa menjadi fondasi.
“Kami harus lebih tenang di depan gawang,” tambahnya dengan nada hati-hati. Ia sadar, melawan tim sekelas Persija, setiap peluang harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. Tekanan dari publik pun akan lebih besar.
Catatan Lapangan: Masih Ada yang Kurang
Dari sisi permainan, Persib memang mendominasi penguasaan bola. Namun, transisi dari tengah ke depan kadang tersendat. PSIM bertahan rapat dan disiplin, membuat ruang gerak pemain depan Persib terbatas. Beberapa kali tendangan dari luar kotak penalti masih melambung.
Thom Haye terlihat frustrasi saat beberapa peluang tak berbuah gol. Namun, ia tetap menjadi pemain yang paling sering memegang kendali permainan. Umpan-umpan silangnya kerap mencari celah di pertahanan lawan.
Menatap Laga Berikutnya
Jeda antar pertandingan akan dimanfaatkan tim pelatih untuk membenahi kelemahan. Fokus utama tentu pada penyelesaian akhir. Jika lini depan lebih tajam, bukan tidak mungkin Persib bisa meraih hasil lebih baik melawan Persija.
Thom Haye dan rekan-rekannya sadar, laga mendatang bukan sekadar pertandingan biasa. Gengsi dan posisi klasemen dipertaruhkan. Dengan modal kemenangan ini, semangat tim diharapkan semakin membara.
Editor: Andri Setiawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Timnas U17 Indonesia Kalahkan China 1-0, Raih Tiga Poin Perdana di Piala Asia U17 2026
Tim SAR Temukan Pria 60 Tahun Tertimbun Longsor di Dramaga Bogor dalam Kondisi Meninggal
Pemerintah Wajibkan Devisa Ekspor SDA Ditempatkan di Himbara dan Dikonversi ke Rupiah Mulai Juni 2026
Polresta Bogor Bekuk Dua WN China Komplotan Pencuri Rumah Mewah Bermasker Messi, Kerugian Capai Rp1 Miliar