paradapos.com - Prabowo Subianto kembali membuat gebrakkan untuk sepak bola Indonesia di kalangan anak muda.
Membangkitkan sepak bola Indonesia di kalangan anak muda, Prabowo Subianto tidak banyak bicara, beliau melakukan ini secara berani.
Lalu apa yang dilakukan Prabowo untuk menggebrak sepak bola Indonesia? Simak informasinya di bawah ini.
Baca Juga: Terancam Rusak, 30 Hektare Tanaman Padi di Lebakwangi Kabupaten Serang Terendam Banjir
Pada, 8 Januari 2024, Prabowo Subianto mengunggah beberapa foto di Instagram peribadinya, yaitu @prabowo.
Terlihat dalam foto yaitu Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir, kemudian ada Pelatih Sepak Bola kondang Indra Sjafri, lalu perwakilan dari Aspire Academy.
"Akademi Sepak Bola Garudayaksa bekerjasama dengan Aspire Academy, kami ingin ikut berpartisipasi membawa sepak bola Indonesia bisa bersaing di kompetisi dunia." Tulisnya dalam caption.
Baca Juga: Spoiler Marry My Husband Episode 3 Sub Indo: Hadiri Reuni, Park Min Young Tampil Cetar Aka Badas
Diketahui Aspire Academy merupakan akademi olahraga yang berbasis di Aspire Zone di Qatar, didirikan pada tahun 2004.
Berdirinya Aspire Academy dengan tujuan untuk membina dan membantu mengembangkan atlet Qatar, yang juga memberikan mereka pendidikan sekolah menengah.
Sedangkan Garudayaksa adalah akademi sepak bola asal Indonesia yang didirikan oleh Prabowo Subianto pada tahun 2023.
"Kerjasama ini saya harapkan bisa mewujudkan apa yang kita cita-citakan bersama, yaitu Tim Nasional Sepakbola kita bisa berlaga di Piala Dunia." Pungkasnya dalam caption.
Sontak aksi Prabowo Subianto dalam berusaha mewujudkan mimpi para pelaku sepak bola di Indonesia menuai pujian.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: bantenraya.com
Artikel Terkait
Isu Pemakzulan Prabowo-Gibran Menguat di Tengah Krisis Kepercayaan dan Ketahanan Pangan
200 Ribu Buruh dari Enam Provinsi Siap Padati Monas pada May Day 2026, Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Anggota TNI AL Gebrak Ambulans yang Hendak Jemput Pasien Kritis di Surabaya, Minta Maaf Usai Viral
Anggaran Sepatu Sekolah Rp27,5 Miliar Dikritik, Mensos Buka Suara